Menuntut Keadilan SBPR Pt.Sinar Central Sandang Bersama LSM dan Ormas Unjuk Rasa

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangsel – Buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Perjuangan Reformasi (SBPR) pabrik PT Sinar Central Sandang (SCS) bersama LSM Gemantara dan Ormas Pemuda Pancasila PAC Serpong Utara, Ranting Pakualam, Tangerang Selatan, menggelar aksi unjuk rasa menuntut keadilan kepada pihak perusahaan.

Demo berlangsung di depan pabrik PT SCS, Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Rabu (30/10/19).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksinya, Hendra Sekretaris SBPR mengatakan, pihaknya menuntut keadilan kepada manajemen PT. SCS untuk mempekerjakan kembali pekerja yang melakukan aksi demo dan membayar upah selama aksi demo berlangsung serta kasus Ibu Rohaya agar dipensiunkan sesuai dengan pasal 66 ayat 1, tegasnya.

Sementara itu, ketua Ekbang LSM Gemantara Tangerang Selatan, Abdul Rokhim angkat bicara, kami melakukan aksi ini sebagai sosial control, karna kami menilai bahwa pihak perusahaan telah melakukan penindasan, pembodohan dan pemberangusan serikat buruh, ungkapnya.

“Hidup buruh!!! Sudah terlalu banyak buruh yang menjadi korban tapi tidak diperhatikan dan dilakukan secara semena-mena tidak adil, Ucap Sopyan yang akrab di panggil Toyang, Ketua PAC Serpong Utara Ormas PP.

Sampai berita ini ditayangkan, HRD PT. SCS, Juarno dan Viktor N, tidak ingin menemui perwakilan dari control sosial dan para buruh yang tergabung dalam serikat SBPR guna melakukan mediasi untuk mencari solusi memecahkan permasalahan ini.

Aksi unjuk rasa gabungan ini terdiri dari serikat buruh SBPR sebanyak 15 anggota dan ormas pemuda Pancasila sebanyak 10 anggota menuntut kepada instansi terkait, khususnya Disnakertrans Kota Tangerang Selatan melakukan pembelaan kepada para buruh dengan adanya surat kesepakatan bersama yang diketahui para pihak dan PT SCS agar memenuhi tuntutan para buruh. (Bd/ga)

Berita Terakait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terakait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terabru