Penabanten.com, Tangerang – Kemiskinan menjadi salah satu masalah yang belum terselesaikan di Indonesia. Angka kemiskinan yang terus bertambah membuat Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kemiskinan melalui beberapa programnya. Kemiskinan adalah keadaan saat ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan.
Basan (48) warga kampung cikalong RT 01 RW 01 Desa Cikalong Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, adalah salah satunya. Basan yang hidup dengan dua orang anaknya tinggal dirumah yang tidak layak huni, dirinya adalah seorang tunanetra, kesehariannya dihabisakan dengan berdiam diri dirumah, Basan tidak tersentuh program bedah rumah dari pemerintah. Hal itu membuat Duta Kemiskinan (DK) terpanggil untuk memberikan bantuan kepada basan dengan mengumpulkan donasi dari anggotanya.
Wirna selaku Koordinator Lapangan (Korlap) kegiatan tersebut menjelaskan, pihaknya mengumpulkan dana dari anggota untuk penyediaan barang, untuk jasa di gotong royong oleh masyarakat Cikalong.
“Hasil dari dana yang kami kumpulkan langsung dibelikan bahan dan peralatan yang dibutuhkan, untuk pengerjaan kami swadayakan kepada masyarakat yang ingin ikut membantu keluarga Pak Basan,” ucapnya kepada wartawan penabanten.com (14/11)
Lebih lanjut ia berharap, kedepannya kegiatan ini bisa membuat masyarakat sadar untuk saling membantu warga lain yang rumahnya tidak layak huni.
“Kami berharap setelah ini banyak warga yang tergugah hatinya, agar kita mampu membantu mengatasi persoalan rumah tidak layak huni.” Ungkapnya.
Kegembiraan dirasakan oleh Basan, dirinya berterima kasih kepada Duta Kemiskinan (DK) dan masyarakat Cikalong yang telah membantu keluarganya.
“Terima kasih buat semua yang sudah terlibat membangun rumah saya, terima kasih juga buat Duta Kemiskinan dan masyarakat Cikalong yang telah mengorbankan waktu, harta, dan tenaganya untuk membantu keluarga saya.” Ujarnya.
(A. Kelonx)













