LSM Kompak : Segera Melaporkan Dugaan Korupsi Dana PKH Desa Patrasana – Kresek, dan Menyerahkan Bukti – Bukti

- Penulis

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Lembaga Swadaya Masyarakat KOMPAK (Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi) Kabupaten Tangerang akan segera melayangkan surat kepada Polresta Tangerang (red.Unit Tipikor) dan Kejaksaan Negeri Tangerang untuk segera melakukan penyelidikan soal bantuan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Kresek, khususnya dugaan adanya penyembunyian Buku Rekening dan Kartu ATM masyarakat Desa Patrasana (13/08/2021)

Hal itu di benarkan oleh H.Retno Juarno selaku Ketua LSM KOMPAK saat di konfirmasi melalui pesan WasAppnya. (13/08/2021).

Dikatakan H.Retno Juarno Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Dnas Sosial setempat itu sudah berjalan sejak tahun 2018.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun kata H.Retno Juarno sangat di sayangkan, program yang sangat membantu bagi warga Desa Patrasana Kecamatan Kresek itu terkesan adanya dugaan korupsi dan Penggelapan yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” katanya

Lebih lanjut dikatakan H.Retno Juarno berdasarkan informasi dan hasil investigasi LSM Kompak di lapangan bantuan tersebut tidak sampai kepada KPM (Kelompok Penerima Manfaat) sejak Tahun 2018 dengan nominal per penerima bervariatif dalam satu tahunnya, dan yang lebih menyedihkan sekali disini juga ditemukan adanya KPM yang telah meninggal dunia, tetapi bantuannya bisa dicairkan,” terangnya

Dugaan tersebut terbongkar ketika beberapa hari yang lalu Kemensos memberikan bantuan beras kepada mereka yang wajib menerima bantuan Beras Bulog program PKH,” terangnya

Dalam penyalurannya Bantuan Beras Bulog Program PKH tersebut munculah sejumlah nama – nama KPM penerima sesuai NIK (Nomor Induk Kependudukan), dan terdapat si penerima yang tercantum dalam daftar penerima sama sekali tidak pernah menerima, bahkan terdapat nama fiktif (red.Meninggal Dunia) dalam penerima bantuan tersebut,” ujarnya

“Dalam hal ini H.Retno Juarno menduga adanya oknum yang telah lama dan disengaja menyembunyikan Buku Rekening dan Kartu ATM mereka untuk mengeruk uang Negara secara terstruktur, sehingga perlu penanganan serius oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan,”Tegas Retno Juarno

“Saya Atasnama LSM Kompak dalam hal ini akan mengirimkan Surat Resmi dan meminta kepada Kejaksaan Negeri Tangerang agar segera melakukan penyelidikan yang nantinya jika ditemukan tindak pidana akan ditingkatkan ke penyidikan,” tegasnya

Karena saya yakin dalam kejadian ini, dugaan tindak Pidana korupsi telah dilakukan secara terstruktur menggunakan wewenang yang berada pada mereka pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH), baik itu Ketua Kelompok, Pendamping Desa, Kordinator Kecamatan, Kordinator Kabupaten, semua ikut bermain,” jelasnya

“Rencananya hari Senin nanti kami Atasnama LSM Kompak akan langsung melaporkan hal itu, bersama penyerahan bukti – bukti yang ada, agar kejadian ini menjadi pembelajaran dan tindakan preventif agar tidak terus berulang.” Pungkas H.Retno Juarno

(Red/Riska)

Berita Terakait

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terakait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terabru