Isu Virus Corona, Harga Masker Melonjak Mahal

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – wabah virus corona berburu marker dengan harga,mencapai Rp 200.000 hingga Rp 2 juta perkotak seiring maraknya pemberintaan terkait wabah virus corona masker kini menjadi barang yang sulit di temui

Bagai mana tidak, harga menjual menjolak tinggi dari Rp.20.000 perbox begitu di hebohkan dengan corona sekarang bisa Rp 300.00 perbox seperti di apotik alun alun kota serang selasa (3/3).

Bahkan Pihak apotek mengklaim harganya bisa mencapai hargai 2 juta perkotak stok persediaan masker sudah berkurang dan tidak mampu memenuhi konsumen, bahkan belum dapat pengiriman lagi dari agennya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Tingginya harga jual produksi masker sendiri dipicu aksi borong oleh sejumlah pembeli sejak ramai kabar virus corona yang menyebabkan masker menjadi langka dipasaran” mulai februari kemarin yang pembeli banyak sehari bisa mencapai dua ratus orang yang satu pembeli bisa dua sampai sepuluh box.

Dewi Salah satu masyarakat yang akan membeli masker niatnya saat mengetahui harga masker sudah melonjak naik disejumlah pedagang apotik. Mending tidak usah mas, naik semuanya. Biasanya juga Rp20.000 tiba-tiba hampir Rp300.000,” ujarnya kaget.

Dewi menuturkan lebih memilih untuk menjaga pola hidup sehat keluarganya, dibanding harus membeli masker dengan harga jual yang tinggi.

Dia kemudian berharap pemerintah maupun dinas terkait untuk melakukan sidak pasar, guna menurunkan harga jual masker. (Lingga M akbar)

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru