Dua ABK Kapal MV Green Word Ditemukan Tewas, Dipelabuhan Indah Kiat

- Penulis

Jumat, 1 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Cilegon – Dua ABK Kapal MV. Green Word berbendera Negara Panama ditemukan tewas di dek kapal saat menyandar di Pelabuhan Indah Kiat, Merak, Cilegon – Banten. Aye Zaw dan SAW Leyaw diketahui asal Miyanmar diduga tewas usai menghirup gas yang berasal dari bahan serpihan kayu (Wood Chip).

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 04.45 Wib, Jum’at (01/02/2019), saat Kapten Kapal menginstruksikan 2 ABK untuk membuka Palka atau tempat penyimpanan barang di sebuah kapal. Namun naas, saat kedua ABK terebut menghampiri tiba-tiba hilang kesadaran dan jatuh lemas terpapar gas dari bahan Wood Chip.

“Tewasnya 2 ABK berkewarganegaraan Myanmar di dek kapal itu sampai saat ini masih diselidiki oleh Polres Cilegon. Dugaan sementara karena keracunan sebuah gas dari tempat penyimpanan kayu yang berada di kapal,” kata Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Empat Hari Lakukan Pencarian, ABG Asal Kemeri Tewas Terseret Sungai Cimanceri

Pihak Kepolisian setempat mengamankan TKP untuk dilakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan tim INAFIS dan Kedokteran Polri. Tak’ lama kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.

Sementara itu Kabiddokkes Polda Banten AKBP Nariyana menerangkan, sementara ini korban dirujuk ke RS Drajat Prawira, Kota Serang. Akan tetapi, pihak kepolisian harus melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar untuk melakukan otopsi.

“Dimungkinkan tidak malam ini, untuk otopsi kita masih koordinasikan dengan Kedubes Myanmar. Dari Kedutaan kemudian diteruskan ke pihak keluarganya untuk meminta persetujuan dilakukannya otopsi,” terang AKBP Nariyana melalui pesan singkatnya.(Red)

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru