Diduga Setelah Terbongkar dan Viral, Pihak Informa Sibuk Menghubungi Costumer Menawarkan Ganti Rugi dan Voucer Belanja 200 Ribu

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com – Tangerang_ Kasus pencurian poin pelanggan yang dilakukan oleh oknum karyawan Informa Citra Raya menjadi viral setelah seorang konsumen bernama Sherly membongkar kejadian yang merugikannya. Sherly salah satu costumer yang sering berbelanja di Informa, merasa kecewa setelah mendapati poin miliknya senilai Rp500 ribu lenyap tanpa izin atau konfirmasi setelah oknum karyawan informa meminta barkode aplikasi miliknya.

Kejadian ini diketahui saat Sherly menerima notifikasi di aplikasi bahwa poinnya telah digunakan untuk membayar jasa pencucian sofa. Padahal, ia tidak pernah meminta layanan tersebut. “Tidak masuk akal, sofa saya baru dan datang saja belum, masa tiba-tiba dicuci?” ujar Sherly kesal.

Saat Sherly menghubungi pelaku, respons yang diterimanya justru semakin membuatnya geram. Bukannya meminta maaf, oknum tersebut malah menjawab dengan santai, seolah tidak merasa bersalah. “Untuk tahun depan aja cuci sofanya,” ucap pelaku, yang semakin membuat Sherly naik pitam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah kasus ini ramai diperbincangkan dan diberitakan, pihak Informa langsung sibuk menghubungi Sherly. Mereka berulang kali menelepon, meminta maaf, dan berjanji akan mengembalikan poin yang dicuri. Tak hanya itu, Informa juga menawarkan kompensasi berupa voucher belanja senilai Rp200 ribu.

Namun, bagi Sherly, masalah ini bukan hanya soal uang. “Ini soal perilaku yang tidak baik dan harus diberi efek jera. Saya menduga ada banyak korban lain seperti saya yang belum ketahuan,” tegasnya.

Berita Terakait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terakait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terabru