Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabaten.com – Tangerang , Diduga Oknum pelaksana. pelaksana proyek Pembanguna Gedung Musolah RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang bersikap kasar dan mengintimidasi wartawan media online berinisial BN, saat meliput kegiatan pembangunan proyek bernilai hampir Rp2.048.267.315.00 M Bersumber APBD kabupaten Tangerang Tahun angraan 2025 Yang di kerjakan PT Demes Karja Indah.

Peristiwa intimidasi yang dialami BN/SP terjadi Sabtu (2/8/2025) , bermula ketika BN ingin mengambil gambar proyek. Namun baru mau melangkah dirinya ditarik kersa didatangi dua oknum Yang di duga Pelaksana Proyek yang sempat terjadi tragedi cekcok ditempat sampai Terlihat Pelaksana baju putih Kotak kotak Yang mengaku Inisial SW Menarik lengan media kecang seperti Heroik.

tentu aja kejadian ini sangat miris dan dapat tanggapan dan memanjing Reaksi rekan media tergabung Grup Wadah keluarga Bersama Yang menonton Vidio kekerasan Terhadap Wartawan Yang Berdurasi 1, 32 Detik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu diketahui, sesuai Undang-undang Pers, khususnya UU No. 40 Tahun 1999, melarang tindakan yang menghambat atau menghalangi kebebasan pers. Pasal 18 ayat (1) UU sanksi pidana bagi siapapun yang secara melawan hukum menghambat kerja pers, yaitu penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta

Ketua Umum Geram Indonesia Alamsyah Angkat Bicara atas Terjadi tragedi tersebut, Ini Jangan sampe kejadian Terulang Terus Intimidasi terhadap Wartawan di kabupaten Tangerang, ini harus ditindak lanjuti tandasnya

Alam, Mengutuk Keras Tindakan Arogan Terhadap Wartawan yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek, di lokasi pembangunan Musolah RSUD Balaraja”

Tindakan tersebut bukan hanya bentuk intimidasi, tetapi jelas merupakan perbuatan melawan hukum yang bertentangan dengan prinsip demokrasi dan kebebasan pers. Menghalangi atau mengintimidasi wartawan saat meliput atau melakukan konfirmasi informasi adalah pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 18 ayat (1) yang dengan tegas menyatakan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana.

Kejadian ini mencerminkan buruknya pemahaman pihak pelaksana proyek terhadap fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi. Wartawan bekerja demi kepentingan publik, dan segala bentuk kekerasan atau arogansi terhadap mereka tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun.

Diturunkan berita ini Pihak Pelaksana Proyek PT Demes Karya Indah ,Dan direktur RSUD, Tau Dinas Terkait Belm dapat Dikonfirmasi Untuk tindakan Selanjutnya
( Tim)

Berita Terkait

Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur
Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga
Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang
Wujudkan Data Akurat, TKSK Pagelaran Jemput Bola Lakukan Pendataan di Kampung Ciupas
Kemudahan Dalam Jangkauan, awal tahun 2026 Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk
Polresta Tangerang Ungkap Motif Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Latar Pembunuhan di Jambe
Jaga Kondusifitas Malam Tahun Baru, Forkopimcam Cisoka Bubarkan Panggung Hiburan Tanpa Izin
Jaga Kondusifitas Camat Cisoka Pantau Langsung Perayaan Tahun Baru Masyarakat Tidak Dengan Petasan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:22 WIB

Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:12 WIB

Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:16 WIB

Wujudkan Data Akurat, TKSK Pagelaran Jemput Bola Lakukan Pendataan di Kampung Ciupas

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:10 WIB

Kemudahan Dalam Jangkauan, awal tahun 2026 Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:46 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Motif Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Latar Pembunuhan di Jambe

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:29 WIB

Jaga Kondusifitas Malam Tahun Baru, Forkopimcam Cisoka Bubarkan Panggung Hiburan Tanpa Izin

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:23 WIB

Jaga Kondusifitas Camat Cisoka Pantau Langsung Perayaan Tahun Baru Masyarakat Tidak Dengan Petasan

Berita Terbaru