Diduga Kualitas Material Program Pisew di Cibungur Tak Berkualitas

- Penulis

Rabu, 14 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Programb Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) di Desa Cibungur Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, diduga menggunakan bahan material tak berkualitas.

Berdasarkan pantauan awak media, Rabu 14 Juni 2023 terlihat bahan material berupa pavink blok dan kastin tak berkualitas, sebab banyak ditemukan adanya kerusakan atau pecah pada bahan material yang dipasang.



Padahal anggaran yang dilaksanakan untuk kegiatan pengembangan antar desa itu, cukup besar menelan anggaran 500juta yang bersumber dana dari APBN dari Kementrian PUPR Direktoral Jendral Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Banten.

Sementara berdasarkan keterangan Sekdes Cibungur pekerjaan Pisew di Desanya, Dani, mengatakan bahwa pekerjaan tersebut tengah dikerjakan, diperkirakan baru 70 persen.

“ Masih tahap pengerjaan, kurang lebih baru selesai di 70 persen,” ucap singkat Sekdes di ruang Kantor Desa Cibungur (14/6/2023).

Ditempat yang berbeda, Aan Andrian dari Aktivis Front Pendamping Rakyat (FPR) Kabupaten Pandeglang, menegaskan bahwa berdasarkan hasil dari pekerjaan tersebut kuat dugaan menggunakan bahan material yang tidak berkualitas.

“ Menurut saya bahan materialnya bukan dari perusahan Holiwood Cilegon, meskipun betul sama pavink block juga, akan tetapi bangunan harus mengedepankan kualitas, terlebih pavink block yang dipasang cukup lebar yakni 3 meter, sehingga harus diperhatikan bahan materialnya berkualitas atau tidak,” tegasnya.

Karena adanya hal tersebut, awak media mencoba mencari no Ketua Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) yang bernama Ahmad malik, namun sayangnya sampai berita ini diterbitkan awak media belum juga mendapatkan no Ketua KKAD di Desa Cibungur itu.

(Ron)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru