Bulan Suci Ramadhan Puskesmas Jawilan Tetap Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Bulan suci Rhamadan tidak mematahkan semangat bagi para pegawai kesehatan puskesmas Jawilan, walau cuaca selalu diguyur hujan, menurut Hj. Imas Migiarti, SKM, M.Si, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang Banten, aktivitas di puskesmas Jawilan tidak ada jeda dan saat ini dengan cuaca yang setiap hari hujan turun kasus penyakit yang datang di lingkungan masyarakat yaitu campak dan DBD.

Kapus menghimbau pada masyarakat yang menggunakan BPJS bahwa puskesmas tidak mudah memberikan rujukan karena ada 144 diagnosa yang bisa diatasi oleh tenaga kesehatan puskesmas Jawilan saat kapus memberikan penyuluhan kepada para pasien, ada beberapa konflik dan kapus bersama para pegawai mengantisipasi agar tidak terjadi konflik dengan pihak.rumah sakit Terkait adanya rujukan dan masyarakat harus benar benar atas indikasi dokter dan tidak meminta rujukan atas diri sendiri tanpa penanganan dari dokter.

Seperti dialami puskesmas Jawilan karena konflik yang terjadi karena rujukan yang tidak sesuai pihak puskesmas Jawilan harus mengembalikan uang sebesar 103.000.000 kepada BPJS yang seharusnya uang tersebut digunakan untuk operasional misal memperbaiki puskesmas.

”  Memang puskesmas ini walaupun bulan puasa seperti ini kegiatan itu kita kegiatan hampir 100 Kilo meter perjam jadi tidak ada jeda sebenarnya jadi kita ada kasus campak kasus banjir juga yang berulang dan ini merupakan tantangan bagi kita jadi kita tetap harus memberikan pelayanan kepada masyarakat baik di dalam maupun diluar kita berikan beberapa kegiatan seperti baksos kepada masyarakat yang pusling (puskesmas keliling) kemudian pengobatan pengobatan gratis kemudian penyuluhan dan kalo misalkan terkait dengan adanya laporan dari masyarakat kita harus tanggap kemudian tetap extion untuk melakukan kegiatan kegiatan yang seperti dikeluhkan oleh masyarakat.

Disini kita dijawilan ini untuk kegiatan yang meningkat itu adalah wabahnya bukan wabah ya ada beberapa macam penyakit DBD dengan campak, dengan campak ini tentunya kita melakukan kegiatan kejar imunisasi kejar jadi imunisasi kita kedesa desa untuk mengatasi supaya tidak terjadi campak yang lebih banyak lagi ,” kata kapus saat di wawancarai awak media, Senin (9/3/2026).

” Tadi saya melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk memberikan pengertian bahwa tidak semudah memberikan rujukan yang 144 diagnosa yang bisa diatasi, di puskesmas Jawilan itu kita akan atasi kalo misalnya tidak bisa diluar 144 diagnosa kita akan memberikan rujukan disini tadi saya memberikan penyuluhan ada beberapa konflik juga antisipasi supaya tidak terjadi konflik dengan masyarakat bahwa rujukan itu kita harus benar benar atas indikasi dokter dan tidak serta merta atas kemauan sendiri dari pasiennya karena kita puskesmas Jawilan itu harus mengembalikan uang kalo misalnya tidak mengikuti aturan itu kita  harus mengembalikan uang kepada Bpjs seperti yang dialami oleh puskesmas Jawilan kita harus mengembalikan uang 103.000.000,- nah ini kerugian besar seharusnya uang itu bisa digunakan untuk oprasional misalnya kita membenahi puskesmas, memperbaiki puskesmas,” tambahannya.

Berita Terakait

Berdalih Bisa Masukan Kerja Di PT Luncheong Brother Kragilan, (HK) Oknum Calo Karyawan Di Laporkan Ke Satreskrim Pores Serang
Bentuk Kedisiplinan Siswa, SMK Negeri 1 Cikande Gelar Latihan Dasar Ketarunaan Tahun 2026
Open Turnamen Domino dan Mobile Legends PERMAGI Banten 172 Tim Adu Strategi
Media Indosatunews dan Pusatsi Jalin Sinergi Bersama GWSBB Perkuat Sinergitas Jaga Kondusivitas Wilayah

Kiyai Baequni Yasin dari Ikbar Wangsa Sambut Kapolri Baru: Komjen Suyudi Ario Seto Sosok Humanis dan Dekat Ulama
Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah untuk Pembangunan Sistem Saluran Pembawa Air Baku Karian–Serpong
Banten Inovatif Expo 2026 Di gagas, Dorong UMKM, Inovasi dan pelestarian  seni Budaya Banten
Revitalisasi SDN Padahayu 2 Cikedal direalisasikan, Masyarakat Setempat Turut Terlibat

Berita Terakait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Berdalih Bisa Masukan Kerja Di PT Luncheong Brother Kragilan, (HK) Oknum Calo Karyawan Di Laporkan Ke Satreskrim Pores Serang

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Open Turnamen Domino dan Mobile Legends PERMAGI Banten 172 Tim Adu Strategi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Media Indosatunews dan Pusatsi Jalin Sinergi Bersama GWSBB Perkuat Sinergitas Jaga Kondusivitas Wilayah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kiyai Baequni Yasin dari Ikbar Wangsa Sambut Kapolri Baru: Komjen Suyudi Ario Seto Sosok Humanis dan Dekat Ulama

Rabu, 30 September 2026 - 20:17 WIB

Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah untuk Pembangunan Sistem Saluran Pembawa Air Baku Karian–Serpong

Rabu, 30 September 2026 - 08:01 WIB

Banten Inovatif Expo 2026 Di gagas, Dorong UMKM, Inovasi dan pelestarian  seni Budaya Banten

Selasa, 29 September 2026 - 16:43 WIB

Revitalisasi SDN Padahayu 2 Cikedal direalisasikan, Masyarakat Setempat Turut Terlibat

Senin, 28 September 2026 - 19:24 WIB

66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Berita Terabru