Aktivis FPR Ragukan Kwalitas Pembangunan Program PISEW 2023 Di Cibarani: Miris Matrialnya Kurang Maksimal

- Penulis

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Anggota Aktivis Front Pendamping Rakyat (FPR) Aan Andrian ragukan Kwalitas Pekerjaan Program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun anggaran 2023 di Desa Cibarani Kecamatan Cisata Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten yang di kerjakan melalui Kelompok Kerja sama Antar Desa (KKAD) kecamatan Cisata dengan nilai Rp.500 juta bersumber dari APBN dengan Jumlah Volume 310 meter.pemasangan paving blok dan pembangunan TPT 248 kali 3 m kali 0,9 m

Proyek yang Peruntukannytukanya meningkatkan ekonomi wilayah untuk masyarakat di tingkat desa malah diragukan kwalitasnya dan tidak akan bertahan lama.mengingat terlihat di lokasi material seperti Paving blok rapuh banyak yang parah dan retak, diduga bukan k 350



Papan proyek pembangunan PISEW Kabupaten Pandeglang
Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi Proyek yang baru dikerjakan pemasangan drainase sementara pemasangan paving blok baru akan di mulai, beberapa bagian paving dan talut mulai retak dan diduga tidak akan bertahan lama saat ditinjau oleh Aktivis FPR dan beberapa media yang ada di wilayah Pandeglang.

Sehingga proyek yang yang terbilang masih tahap pengerjaan kini mendapatkan kecaman pedas dari A Andrian Anggota Aktivis FPR kabupaten Pandeglang.

Andrianpun menjelaskan “Sejak turunnya tim memantau pekerjaan Program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun anggaran 2023 tersebut, kami menduga adanya unsur kesengajaan dalam volumenya hal demikian dapat kami katakan melihat dari sisi pekerjaan tersebut tanggul TPT maupun material paving blok mudah rapuh, dan kami menganggap campuran dari pemasangan plester tanggulnya/ TPT terjadi pengurangan semen” jelasnya di hadapan awak media.



Kondisi Paving pekerjaan PISEW kecamatan Cisata Kabupaten Pandeglang
Memang pekerjaan tersebut belum selesai namun patut kami duga melihat dari kondisinya pada saat Tim Investigasi FPR Pandeglang turun terdapat beberapa aitem mulai dari HOK yang tidak sesuai SSH di dimana beberapa para pekerja menjelaskan sistem pekerjaan di borongan dengan nilai per meter 18000( delapan belas ribu rupiah) kalau di estimasi anggaran yang di keluarkan untuk tenaga pekerja keseluruhan pemasangan paving blok hanya diperkirakan 17 juta rupiah ,”ucap Andrian

Tambahnya” Jika kami melihat dengan jelas pekerjaan tersebut kami menganggap adanya unsur kesegajaan didalam mengurangi HOK dan kwalitas material paving blok tidak maksimal dalam Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), yang nantinya tidak akan bertahan lama,Tutupnya.

Sementara ketua RT dan pekerja lain menjelaskan ke awak media bahwa sistem harian upah kerja diborongkan dan tidak bisa di bayar harian.

” Betul pak kami kerja di bayar dengan sistem borong per meter 18 ribu rupiah untuk pemasangan paving blok dan drainase 35 ribu rupiah per meter kubik awalnya kami keberatan lantaran sangat minim, namun kami juga sudah mengajukan untuk di bayar harian tetapi tidak di perbolehkan kata ketua KKAD ” terangnya ke awak media pada Kamis 22/06/2003

Masih kata pekerja yang kebetulan sedang melakukan aktifitas pekerjaan tersebut, mereka terpaksa bekerja sekalipun ongkosnya tidak maksimal tetapi mereka bersyukur adanya bangunan di kampungnya sendiri, ditanya soal jumlah tenaga kerja mereka mengatakan awalnya banyak yang kerja 25 orang namun katanya saat ini mulai berhenti alias berkurang.imbunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara ketua KKAD yang sekaligus merangkap sekertaris desa Cibarani dan juga merupakan sodara kandung dari kepala desa sewaktu di konfirmasi via WhatsApp tidak bisa menjawab konfirmasi wartawan.

” mohon maaf saya tidak bisa memberikan jawaban konfirmasi lewat tlp kalau mau konfirmasi harus di darat kita ketemu saja nanti setelah saya ada di rumah” jelasnya.sampai berita ini di tayangkan.

(Ron)

Berita Terakait

Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit
HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi
Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026
HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya
Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing
Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional
Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Berita Terakait

Rabu, 2 September 2026 - 22:12 WIB

Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:12 WIB

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:40 WIB

HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Berita Terabru