Aktivis Banten Menduga Ada Aroma Kongkalingkong Pada BOS Afirmasi Di Lebak

- Penulis

Minggu, 20 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Lebak – Bantuan Operasional Sekolah (Bos) Afirmasi dan Bos kinerja tahun anggaran 2019, untuk alokasi 36 Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Lebak, dengan anggaran miliaran rupiah. Ditengarai sarat kongkalingkong, antara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengusaha.

Diungkapkan Medi Mulyadi, seorang aktivis Banten, bahwa ada aroma Kongkalingkong, antara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Lebak, Operator Sekolah, serta oknum rekanan yang telah terfloting melalui Siplah untuk pengadaan tablet dan perangkat PC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menduga ada upaya kongkalingkong, sejumlah oknum KCD dan operator sekolah, guna memuluskan sebuah perusahaan mendapatkan program pada produk BOS Afirmasi dan BOS kinerja SMAN dan SMKN di Lebak,” katanya pada penabanten.com, Minggu (20/9/2020).

Menurutnya, pada temuan tersebut, ada indikasi berbagi peran dalam upaya perbuatan melawan hukum tersebut. Dimana diduga oknum KCD berperan sebagai backup dan merekomendir langkah stafnya, untuk membawa misi penggiringan kepentingan oknum pengusaha ke level operator sekolah.

Masih kata Medi, selanjutnya oknum operator mengatur segala kepentingan oknum pengusaha tersebut, diantaranya operator sekolah bertugas memberikan pasword akun sekolah, pada oknum ASN KCD Pendidikan Provinsi Banten wilayah Lebak.

“Kami sudah mengantongi nama-nama oknumnya, sementara ini baru Kami deteksi ada lima orang, tiga orang berperan sebagai staf dan operator sekolah, satu orang sebagai leader, itu diluar oknum pengusaha,” terangnya.

Sementara KCD Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Lebak, Sirojudin, terkait hal ini belum dapat dimintai komentarnya, karena saat coba dihubungi via selularnya tidak meresfon. (Yans)

Berita Terakait

Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah
Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang
Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional
Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum
Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Berita Terakait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Berita Terabru