Akses Vital Terancam Ditutup, Warga RW 05 dan RW 08 Tangerang Layangkan Keberatan ke PT BBI

- Penulis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga yang diwakili oleh pengurus RW 05 dan RW 08 menyatakan keberatan keras atas rencana penutupan jalan akses utama oleh PT BBI. Protes ini disampaikan secara langsung dalam pertemuan antara pihak perusahaan dengan perwakilan warga pada Minggu (26/4/2026).

Jalan yang menjadi objek sengketa tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat setempat. Penutupan akses dinilai akan melumpuhkan mobilitas warga, mengingat jalur tersebut merupakan satu-satunya akses praktis bagi pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua RW 05, Tarudin, dan Ketua RW 08, Endung, hadir membawa mandat dari warga yang merasa dirugikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga kami sangat keberatan. Jalan ini adalah jalur terdekat menuju jalan utama. Setiap hari digunakan oleh anak sekolah, karyawan pabrik, hingga masyarakat umum. Jika ditutup, dampaknya sangat luas bagi ekonomi dan mobilitas sosial kami,” ujar Tarudin.

Beberapa poin utama yang ditekankan oleh warga dalam pertemuan tersebut meliputi:

Akses Historis: Warga menegaskan bahwa jalan tersebut sudah ada dan digunakan secara turun-temurun selama puluhan tahun, jauh sebelum PT BBI berdiri di wilayah tersebut.

Permintaan Akses Khusus: Apabila perusahaan tetap bersikeras melakukan pengalihan jalan ke rute yang lebih jauh, warga menuntut PT BBI wajib menyediakan akses khusus yang layak bagi pejalan kaki.

Kurangnya Sosialisasi: Terungkap bahwa banyak warga yang belum mengetahui rencana penutupan ini dan belum memberikan persetujuan secara resmi.

Pihak RW 05 dan RW 08 mendesak adanya transparansi dan dialog lanjutan yang lebih inklusif. Warga berharap PT BBI tidak mengambil keputusan sepihak yang mencederai hubungan bertetangga antara korporasi dan masyarakat sekitar.

Hingga saat ini, warga masih menunggu itikad baik dari pihak manajemen PT BBI untuk mencari solusi “win-win solution” yang tidak merugikan hak-hak dasar mobilitas warga.

Berita Terakait

Warga Curiga Tebang Pilih, Lapak Besi Tua Lolos Saat Bangunan Lain Dibongkar
Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN
Pekerja Tidak Kenakan K3 Pembangunan Gapura di kutabumi RW 21
Proyek pos jaga di RW 04 kelurahan kuta baru Diduga  Tidak bertuan.
Perkuat Karakter Qur’ani Generasi Muda, Pemkab Tangerang Sosialisasikan Program Tilawah Gemilang 2026
Istri Almarhum Joni Iskandar Tunjuk Kuasa Hukum untuk Usut Tuntas Kematian Suami
Heboh ribuan supporter dari kelompok The Jakmania Kab Serang merayakan Anniversary Di Lapangan PT Arka Putra, 50 Santunan Diberikan
Sempat Bungkam Tiga Hari, Kapolsek Cikande Baru Beri Klarifikasi Setelah Kasus Penipuan Outsourcing Viral

Berita Terakait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:51 WIB

Warga Curiga Tebang Pilih, Lapak Besi Tua Lolos Saat Bangunan Lain Dibongkar

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:02 WIB

Pekerja Tidak Kenakan K3 Pembangunan Gapura di kutabumi RW 21

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Proyek pos jaga di RW 04 kelurahan kuta baru Diduga  Tidak bertuan.

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perkuat Karakter Qur’ani Generasi Muda, Pemkab Tangerang Sosialisasikan Program Tilawah Gemilang 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:17 WIB

Istri Almarhum Joni Iskandar Tunjuk Kuasa Hukum untuk Usut Tuntas Kematian Suami

Senin, 8 Juni 2026 - 21:46 WIB

Heboh ribuan supporter dari kelompok The Jakmania Kab Serang merayakan Anniversary Di Lapangan PT Arka Putra, 50 Santunan Diberikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:03 WIB

Sempat Bungkam Tiga Hari, Kapolsek Cikande Baru Beri Klarifikasi Setelah Kasus Penipuan Outsourcing Viral

Berita Terabru