Warga Nelayan di Labuan Desak Penanganan Pihak APH Penyingkiran Kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 Segera di Rampungkan

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang, Banten – Warga masyarakat nelayan di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Banten, mendesak agar proses penanganan penyingkiran kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 yang telah lama kandas di wilayah perairan Pulau Popole dan pesisir Pantai Cigondang, segera dirampungkan. Pasalnya, kegiatan melaut nelayan kerap terkendala oleh adanya puing kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14.

Diketahui, proses penanganan penyingkiran kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 di wilayah perairan Pulau Popole dan pesisir Pantai Cigondang, beberapa waktu lalu prosesnya berhenti. Informasi yang berhasil dihimpun, proses penyingkiran kerangka tongkang tersebut, terhenti akibat terkendala adanya permasalahan hukum.

“Kami warga nelayan sangat terganggu dengan adanya bongkahan kerangka tongkang BG Titan. Untuk itu, kami menginginkan agar proses penyingkiran tongkang BG Titan yang kandas di perairan Pulau Popole dan pesisir Pantai Cigondang yang sempat terhenti, segera di rampungkan dengan mengacu kepada undang undang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup,” kata sejumlah nelayan kepada media ini, Minggu (22/02/2026).

Hal Ikhwal mengenai katanya adanya dugaan persoalan hukum, lanjut mereka, kami tidak tahu dan tidak mau tahu persoalan tersebut, yang jelas, bongkahan tongkang tersebut sangat mengganggu dan membahayakan aktifitas kami para nelayan. “Sangat membahayakan dan menggangu lalulintas nelayan dalam melaut. Selain itu juga akibat terlalu lama dibiarkan, biota laut akan sudah jelas rusak,” bebernya.

Lebih lanjut mereka mengatakan, kami mendesak kepada pemilik atau perusahaan pemilik tongkang BG Titan 14, kepada Direktorat Jendral Perhubungan Laut, dan kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Labuan, agar segera mempertanyakan kelanjutan penyelesaian penyingkiran kerangka tongkang. “Jangan sampai proses penyingkiran kerangka tongkang yang sangat lama itu, merugikan para nelayan. Jangan sampai kami melakukan hal hal yang merugikan semua pihak dengan mendatangi instansi instansi yang berwenang,” tutupnya.
(Red_ron)

Berita Terakait

Polsek Panimbang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tanjung Jaya
Dugaan Parkir Liar di Depan RSUD Labuan Disorot, Kabid Lalin Tegaskan Tak Pernah Beri Izin: “Tanya Jukirnya, Perintah Siapa”
Persatuan Forum Jurnalis Aktivis Banten Bersatu Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118
Kasus Ancaman Wartawan Diselidiki, JBB Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum
Jembatan Kampung Peuteuy Rusak Parah, Warga Pertanyakan Realisasi Dana Desa Padaherang
Dugaan Pengeroyokan di Kawasan Situ Cikedal Pandeglang, Dua Pria Dilaporkan ke Polisi
Sungai Ciseuma Meluap Mengakibatkan Jalan Provinsi Panimbang  Munjul Jebol: Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah

Berita Terakait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:02 WIB

Polsek Panimbang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tanjung Jaya

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:45 WIB

Dugaan Parkir Liar di Depan RSUD Labuan Disorot, Kabid Lalin Tegaskan Tak Pernah Beri Izin: “Tanya Jukirnya, Perintah Siapa”

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Forum Jurnalis Aktivis Banten Bersatu Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Kasus Ancaman Wartawan Diselidiki, JBB Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 17:22 WIB

Jembatan Kampung Peuteuy Rusak Parah, Warga Pertanyakan Realisasi Dana Desa Padaherang

Senin, 23 Februari 2026 - 19:00 WIB

Warga Nelayan di Labuan Desak Penanganan Pihak APH Penyingkiran Kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 Segera di Rampungkan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Kawasan Situ Cikedal Pandeglang, Dua Pria Dilaporkan ke Polisi

Senin, 12 Januari 2026 - 13:01 WIB

Sungai Ciseuma Meluap Mengakibatkan Jalan Provinsi Panimbang  Munjul Jebol: Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap

Berita Terabru