Penabanten.com, Serang – Sebanyak 160 santri Asal Tangsel dari 401 santri yang akan balik ke Pesantren Gontor diberikan informasi terkait protokol kesehatan di tengah wabah covid-19. Protokol tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.Saat pelepasan santri Gontor asal Tangerang Raya bertempat di Kecamatan Pondok Aren, Minggu (21/6).
Airin menuturkan bahwa pendidikan harus tetap berjalan di tengah wabah ini. Dengan menyiapkan situasi new normal, setiap siswa harus dilengkapi dengan APD yang mampu membantu santri melakukan pencegahan diri.
“Jangan lupa pakai maskernya, jangan sering kucek-kucek mata, hidung dan mulut,” kata Airin kepada santri yang akan berangkat ke Pondok Pesantren Gontor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sana, santri yang berangkat dipastikan sudah dilengkapi dengan alat kesehatan diri. Seperti masker dan bahan pembersih tangan. Sehingga diharapkan selama menempuh pendidikan, santri bisa melindungi diri.
“Jangan lupa juga, cuci tangan dan jaga jarak. Patuhi protokol kesehatan ya, anak-anak,” kata Airin lagi.
Dia juga berpesan kepada santri yang akan berangkat untuk tekun dalam belajar. Menurutnya anak-anak muda merupakan harapan bangsa. Jadi harus memiliki wawasan yang luas.
“Salam untuk bapak ibu guru. Belajar yang rajin, selamat jalan anak-anak,” ujar Airin melepas mereka.
Sebelumnya bersamaan dengan wabah Covid-19, seluruh santri di Indonesia dipulangkan ke rumah masing-masing dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Selama kurang lebih dua bulan, santri melakukan kegiatan belajar mengajar dari rumah. Dan kemarin, seluruh santri diberangkatkan kembali ke pondok pesantrennya. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Gontor.(humas-kominfo)
Sumber FB Humas Kota Tangsel













