Penabanten.com, Kab. Serang Kawasan pariwisata Pantai Anyer dan Cinangka di Kabupaten Serang benar-benar menjadi magnet utama bagi para pelancong selama sepekan terakhir. Terhitung sejak menjelang hingga pasca-Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, tingkat hunian (okupansi) kamar hotel di dua kecamatan tersebut sukses menembus angka 100 persen, atau melonjak drastis hingga 50 persen dibanding periode tahun lalu.
Berdasarkan data terintegrasi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang bersama Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, total kunjungan wisatawan ke destinasi pantai tersebut tercatat mencapai 25 ribu orang.
Merespons tren positif ini, Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota PHRI Kabupaten Serang. Pihaknya dinilai sukses memberikan pelayanan maksimal dalam menciptakan ekosistem wisata Anyer-Cinangka yang nyaman, aman, dan ramah bagi para pendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kondisi kondusif ini yang harus terus kita gaungkan ke luar. Sebab, salah satu program utama yang menjadi visi-misi Bupati Serang, Ibu Ratu Rachmatuzakiyah, adalah menjadikan kawasan wisata Kabupaten Serang sebagai tujuan wisata alternatif utama yang sangat diminati, khususnya oleh masyarakat di luar Provinsi Banten,” ujar Najib Hamas usai meninjau langsung sejumlah titik pantai pada Senin (01/06/2026).
Guna menjaga loyalitas wisatawan, Najib Hamas mengimbau kepada unsur PHRI, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga para pelaku UMKM lokal untuk memastikan produk kuliner maupun cinderamata yang dijajakan memiliki kualitas yang sesuai standar dengan harga yang rasional dan terjangkau.
”Kalau harganya terjangkau dan pelayanannya jujur, okupansi hotel akan terus terbantu. Wisatawan akan merasa nyaman berada di Kabupaten Serang, dan hal itu akan menumbuhkan keinginan positif mereka untuk kembali mengajak keluarga besar menginap di kawasan Cinangka dan Anyer di waktu mendatang,” tuturnya.
Puncak Kunjungan Didominasi Wisatawan Jabodetabek
Sementara itu, Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, menjelaskan bahwa lonjakan tajam kunjungan wisatawan terjadi pada akhir pekan kemarin, tepatnya Sabtu dan Minggu, 30-31 Mei 2026.
Momentum ini kian panjang lantaran hari Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan tanggal merah Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81
Rata-rata hotel di kawasan Anyer-Cinangka okupansinya tembus 100 persen pada Sabtu dan Minggu kemarin. Saat hari H Idul Adha yang jatuh di hari Rabu kemarin, okupansi berada di angka 50 sampai 80 persen. Jadi jika diakumulasikan, ada peningkatan sekitar 50 persen dari tahun lalu,” urai Yurlena.
Yurlena membenarkan bahwa kepadatan arus lalu lintas menuju Anyer sempat mengalami macet total pada hari Sabtu, yang menjadi puncak kedatangan (check-in) para tamu sebelum akhirnya berangsur check-out pada hari Minggu.
Berdasarkan demografi data hotel, sebagian besar pelancong masih didominasi oleh warga asal area Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).
Menambahkan hal tersebut, Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, menyebutkan bahwa pem pemulihan angka kunjungan hingga menyentuh 25 ribu wisatawan dalam 4 hari terakhir ini turut didukung oleh faktor cuaca yang sangat bersahabat di pesisir Banten.
”Selama empat hari berturut-turut kunjungan terus merangkak naik. Selain suasana pantai yang bagus, kondisi cuaca yang mendukung membuat volume kendaraan di lapangan sempat padat merayap, namun semuanya tetap berjalan tertib,” pungkas Anas.























