KKM 47 Universitas Bina Bangsa Gelar Edukasi Bahaya Narkoba di SMPN 1 Baros

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang, – Sebanyak 100 siswa-siswi kelas IX, pengurus OSIS, dan anggota PMR SMP Negeri 1 Baros mengikuti program edukasi pencegahan dan dampak bahaya narkoba yang digagas oleh Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 47 Universitas Bina Bangsa, Kamis (23/7/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Baros, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, ini dimulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB. Edukasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap generasi muda agar memiliki benteng diri yang kuat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba sejak usia remaja.

Acara dibuka secara resmi oleh pembawa acara Virda Sofwatun Nida. Dalam laporannya, Ketua Pelaksana KKM 47, Febriant Raka Putra, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang dan dukungan penuh.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMP Negeri 1 Baros yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Kami berharap edukasi ini bisa menjadi bekal bagi adik-adik semua untuk memahami risiko narkoba dan menjaga diri sejak dini,” ujar Febriant.

Sambutan dari pihak sekolah disampaikan oleh Dewi Setiawati, S.Pd., yang mewakili kepala sekolah. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak di tengah kondisi wilayah yang memerlukan perhatian ekstra terhadap pergaulan remaja.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif KKM 47. Edukasi seperti ini sangat penting sebagai langkah preventif. Saya mengajak seluruh peserta tidak hanya menyimak, tetapi juga menjadi duta informasi bagi teman-teman di lingkungan sekitar agar kita semua bisa bersama-sama menjauhi narkoba,” tutur Dewi dengan nada serius namun menyejukkan.

Materi utama disampaikan oleh narasumber Alfin Hazrullah, mahasiswa KKM 47 yang membawakan pemaparan secara sistematis dan mudah dicerna. Ia menjabarkan mulai dari definisi narkoba, landasan hukum di Indonesia, klasifikasi zat adiktif, dampak fisik dan psikis, hingga strategi pencegahan serta jalur rehabilitasi.

“Remaja adalah masa paling rentan. Karena itu, pemahaman harus diberikan secara utuh—bukan hanya soal efek sampingnya, tapi juga bagaimana menjauh dan apa yang harus dilakukan jika ada teman yang terjerumus,” jelas Alfin dalam sesi pemaparannya.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi tanya jawab. Puluhan pertanyaan mengalir, mulai dari jenis narkoba yang paling banyak beredar di kalangan remaja, faktor lingkungan yang memicu penyalahgunaan, hingga langkah praktis yang dapat dilakukan siswa jika menemukan indikasi peredaran gelap di sekolah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat penghargaan kepada pihak sekolah serta narasumber. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas, tetapi juga agen perubahan yang aktif mengampanyekan gaya hidup sehat dan bebas narkoba di lingkungan masing-masing.

Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 47 merupakan salah satu unit pengabdian masyarakat dari Universitas Bina Bangsa yang rutin menyelenggarakan program-program edukasi dan pemberdayaan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Baros.

Berita Terakait

Bimtek Dan Pelatihan Bantuan Mesin Traktor Roda Empat APBN T.A. 2026, Disalurkan Distan Pandeglang Bersama PT Raja Ampat Indonesia
Dukung Swasembada Pangan, Distan Pandeglang Serahkan Sekaligus Gelar Latihan Dan Uji Coba
Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT
Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran, Pemdes Sukadame Bersama TKSK dan Muspika Pagelaran Tinjau Rumah Warga
Abaikan K3 Hingga Buruh Koma, Pelaksana Proyek PT Hua Ying Nusantara Cikande Enteng Sebut Kecelakaan “Hal Biasa”
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka
Tanggapan Sekretaris BPPKB Hds Banten Terkait Pemberitaan Mengenai Nama dan Logo Organisasi

Berita Terakait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bimtek Dan Pelatihan Bantuan Mesin Traktor Roda Empat APBN T.A. 2026, Disalurkan Distan Pandeglang Bersama PT Raja Ampat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Distan Pandeglang Serahkan Sekaligus Gelar Latihan Dan Uji Coba

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran, Pemdes Sukadame Bersama TKSK dan Muspika Pagelaran Tinjau Rumah Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Abaikan K3 Hingga Buruh Koma, Pelaksana Proyek PT Hua Ying Nusantara Cikande Enteng Sebut Kecelakaan “Hal Biasa”

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Tanggapan Sekretaris BPPKB Hds Banten Terkait Pemberitaan Mengenai Nama dan Logo Organisasi

Berita Terabru