Terima Banyak Aduan Masyarakat Buruknya Pelayanan Puskesmas Perdana, JAM-P BANTEN Segera Lakukan Audensi

Senin, 2 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – JAM-P BANTEN (Jaringan Aspirasi Masyarakat Peduli Banten) N Sujana Akbar menerima banyak laporan pengaduan di sejumlah puskesmas khususnya puskesmas Perdana kecamatan Sukaresmi kabupaten Pandeglang provinsi Banten, dinilai buruk oleh masyarakat.

N Sujana Akbar pun ingin dan berharap meningkatkan pelayanan yang maksimal di setiap PKM karna banyaknya pengaduan masyarakat yang kurang baik.

Sementara baru ini ada salah satu pasien kejadian tadi malam masuk ke IGD yang membutuhkan perawatan yang intensif namun setelah datang ke puskesmas tidak ada satupun perawat yang nampak di puskesmas Perdana akhirnya pasien tersebut dengan terpaksa di larikan ke rumah sakit Alinda Husada karna mengingat kondisinya sangat menghawatirkan.

” Benar tadi malam sekira pukul 23-00 wib saya membawa orang tua saya dalam kondisi menghawatirkan ke IGD puskesmas Perdana namun setelah saya sampai di IGD g ada pelayanan sama sekali, sudah berupaya mencari dan mengetok bahkan teriak-teriak ga ada satupun perawat atau petugas puskesmas yang nyaut akhirnya terpaksa saya larikan ke RS Alinda Husada “Ungkap keluarga pasien.Senin 02/10/2023.

Agar lebih baik lagi dalam pelayanan N Sujana Akbar , ia mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang untuk berinovasi membuat gebrakan baru, supaya warga yang berobat dapat terlayani dengan baik. Mengingat hal tersebut maka N Sujana Akbar akan segera layangkan surat Audensi ke pihak terkait dalam waktu dekat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara kepala puskesmas Perdana Suhanah ketika dimintai keterangan via WhatsApp menjelaskan bahwa tadi malam ada tiga petugas perawat yang piket di puskesmas Perdana, namun menurutnya petugas perawat yang bertugas piket lagi tidur di ruangan terpisah yang jaraknya jauh dengan IGD.

” iya pak tadi malam saya juga ada yang ngasih tau ada ibu-ibu pake baju warna hitam masuk ke IGD namun para petugas tidak ada di ruangan IGD mereka lagi istirahat di kamar belakang IGD, kalau pasien dari perdana mungkin sudah pada tau” Ungkapnya.

Nanti saya akan tingkatkan lagi pelayanan lebih maksimal lagi pak, tambahnya via telpon WhatsApp,.

N Sujana Akbar juga menambahkan lagi Mulai minggu ini, saya konsentrasi ke pelayanan puskesmas. Ini banyak Pengaduan pelayanan di puskesmas Perdana (banyak pengaduan pelayanan di puskesmas jelek semua). Bu Kadinkes saya minta dengan sangat tolong itu (minta tolong Kadinkes) semua TV dipasang, biar masyarakat tahu informasi pelayanan di puskesmas,” kata ketua JAM-P BANTEN, Senin (02/10/2023)

Jana menjelaskan, soal pengaduan warga terhadap kurang memuaskannya pelayanan di puskesmas, ternyata hal itu disebabkan oleh minimnya informasi.

Pasien tidak tahu ketika perawat jaga/ piket tidak ada dan tempat istirahat terpisah, sehingga penanganan kesehatan jadi terhambat.

Penyebab kosongnya pelayanan di puskesmas Perdana karena kurangnya ketegasan kepala puskesmas dan kepala dinas kesehatan.Pungkas ketua jaringan Aspirasi masyarakat peduli Banten.

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru