Stabilisasi Harga Pangan, DKPP Kabupaten Serang Gelar GPM di Pabuaran

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kabupaten Serang – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Serang menggelar Gerakan Pangan Murah atau GPM di Halaman Kantor Kecamatan Pabuaran pada Kamis, 26 Februari 2026.

GPM sebagai upaya pemerintah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. GPM yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dibuka sekitar pukul 09.00 WIB, tampak masyarakat Kecamatan Pabuaran pun antusias dengan mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan harga lebih murah ketimbang di pasaran.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo menuturkan bahwa digelarnya GPM dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga di Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

“Biasanya dibulan-bulan seperti ini terjadi lonjakan harga, sehingga dengan GPM ini harga dan pasokan stabil, dan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan bahan makanan dengan mudah dengan harga yg terjangkau,” ujarnya.

Suhardjo memastikan, selama bulan Ramadhan 1447 Hijriyah DKPP Kabupaten Serang merencanakan GPM pada 3 lokasi untuk, hari ini di Halaman Kantor Kecamatan Pabuaran.

“Nanti tanggal 5 Maret di Puspemkab (Pusat Pemerintahan Kabupaten) Serang Kecamatan Ciruas, dan tanggal 12 Maret di halaman Kantor Kecamatan Gunung Sari,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Ketahanan Pangan (Kabid Ketahanan Pangan) pada DKPP Kabupaten Serang, Endra Nuryana mengatakan untuk kebutuhan pokok yang disediakan pada GPM di Kecamatan Pabuaran meliputi Beras SPHP dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram, Minyak Goreng sebesar Rp15.500 perliter.

“Kemudian Telur Ayam Rp30.000 perkilogram, Bawang Merah Rp42.000 perkilogram, Bawang Putih Rp33.000 perkilogram, Cabe Merah Kriting Rp35.000 perkilogram, Cabe Rawit Merah Rp80.000 perkilogram dan Gula Rp17.000 perkilogram,” ujarnya.

Harga-harga tersebut, kata Endra, lebih murah ketimbang harga di pasaran saat ini. Ia mencontohkan, harga cabai rawit di pasaran sebesar Rp110 ribu sampai Rp120 ribu perkilogramnya, sedangkan di GPM ini hanya Rp80 ribu perkilogramnya.

“Kalau untuk cabai rawit merah itu perbedaannya sekitar 40 persenan. Contoh lainnya, untuk harga telur di pasaran Rp32 ribu sampai Rp33 ribu, kalau di kita jual hanya Rp30 ribu perkilogramnya,” paparnya.

Berita Terakait

Bupati Serang Ratu Zakiyah Apresiasi Wajib Pajak yang Taat Dapat Hadiah Umrah
Bupati Serang Buka Lowongan Kerja 3.978, Sebut sebagai Upaya Tekan Angka Pengangguran
Bupati Serang Ratu Zakiyah Harap Kerukunan Antarumat Beragama Terus Dijaga dan Dipelihara
Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda
Rakor Forkopimda, Bupati Serang Pulihkan Okupansi Hotel Anyer-Cinangka Pascaerupsi GAK
Pemkab Serang Raih Penghargaan Bidang Manajemen ASN dari BKN
Doakan 5 Jurnalis yang Hilang saat Liput Erupsi GAK, Wartawan Kabupaten Serang Gelar Doa Bersama
Pemkab Serang Hadirkan ADI KEMAS, Layanan Adminduk Khusus Pelajar

Berita Terakait

Selasa, 29 September 2026 - 16:46 WIB

Bupati Serang Ratu Zakiyah Apresiasi Wajib Pajak yang Taat Dapat Hadiah Umrah

Kamis, 24 September 2026 - 20:26 WIB

Bupati Serang Buka Lowongan Kerja 3.978, Sebut sebagai Upaya Tekan Angka Pengangguran

Kamis, 24 September 2026 - 18:39 WIB

Bupati Serang Ratu Zakiyah Harap Kerukunan Antarumat Beragama Terus Dijaga dan Dipelihara

Selasa, 22 September 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 September 2026 - 18:31 WIB

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Pulihkan Okupansi Hotel Anyer-Cinangka Pascaerupsi GAK

Jumat, 11 September 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Serang Raih Penghargaan Bidang Manajemen ASN dari BKN

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Doakan 5 Jurnalis yang Hilang saat Liput Erupsi GAK, Wartawan Kabupaten Serang Gelar Doa Bersama

Kamis, 10 September 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Serang Hadirkan ADI KEMAS, Layanan Adminduk Khusus Pelajar

Berita Terabru