Siaga Lebaran 2025, PMI Banten Turunkan 399 Personil dan 13 Mobil Ambulans

- Penulis

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menurunkan sebanyak 399 personil dan 13 mobil ambulans menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah atau 2025 Masehi. Ratusan personil itu akan ditempatkan di 41 posko yang didirikan pemerintah daerah (pemda) kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, usai Apel Siaga Lebaran Pos Pertolongan Pertama dan Pelayanan Ambulans Tahun 2025 di Markas PMI Banten, Kelurahan Kelodran, Kota Serang, pada Selasa, 25 Maret 2025.

“Alhamdulillah, tadi saya beserta jajaran pengurus PMI Provinsi Banten, kepala markas, dan jajarannya sudah apel untuk siaga lebaran 2025,” ujarnya kepada wartawan.

Dikatakan Bupati Serang ini, pada tahun 2025 PMI Banten menurunkan sebanyak 399 personil yang terdiri dari jajaran pengurus PMI kabupaten/kota dan provinsi, dari KSR (Korp Sukarela), TSR (Tenaga Sukarela), para relawan, para dokter, dan para tenaga kesehatan lainnya. Adapun untuk pelaksanaannya dimulai sejak 23 Maret sampai 7 April 2025.

“Untuk lokasinya di 41 titik posko. Kami PMI bergabung dengan posko-posko yang didirikan oleh pemerintah daerah bersama TNI dan Polri. Jadi ada 41 posko yang kami kirim tenaga dari PMI,” katanya.

Selain 399 personil, sambung Tatu, PMI Banten juga menurunkan sebanyak 13 mobil ambulans, 5 unit mobil ambulans jenazah, dan 4 unit kendaraan operasional. Ia berharap apa yang disiagakan PMI Banten bisa membantu pemerintah daerah bersama-sama dengan TNI dan Polri untuk membantu jalur pemudik yang akan lebaran di kampung halamannya masing-masing.

“Kegiatan ini memang kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan setiap tahun di acara hari besar, baik itu natal, tahun baru, dan hari raya idul Fitri,” paparnya.

Berita Terakait

Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: _Good Governance_ Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Kementerian ATR/BPN Dinilai Hambat Investasi di Banten akibat Kebijakan LP2B
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat
Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kantah Kota Serang Luncurkan Inovasi Layanan Pengukuran Terjadwal
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Berita Terakait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:46 WIB

Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: _Good Governance_ Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:30 WIB

Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kementerian ATR/BPN Dinilai Hambat Investasi di Banten akibat Kebijakan LP2B

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:11 WIB

Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:02 WIB

Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:00 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kantah Kota Serang Luncurkan Inovasi Layanan Pengukuran Terjadwal

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:56 WIB

Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:26 WIB

Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Berita Terabru