Penabanten.com, Tangerang, keterkaitan pemberitaan ibu Rama tinggal di rumah reyot tidak layak huni di kampung Sikluk RT 005/004 Desa Jeungjing, Sekertaris camat (sekcam) Cisoka Cucu Abdurrosyied langsung merespon dan akan menindaklanjuti membantu mencari solusi agar ibu Rama mendapatkan hidup dan tempat tinggal yang layak. Jum’at 19/06/2020
Sekcam, yang mewakili camat cisoka saat di temui di ruang kerjanya pihaknya mengucapkan terimakasih kepada awak media yang telah memberikan informasi keterkaitan rumah reyot ibu Rama yang akan menjadi perhatian pemerintah, pihaknya mengaku telah menelusuri dan melakukan mengecek serta bermusawarah kepada pihak kelurahan dan pihak terkait guna persiapan membntu ibu Rama
Rumah Reyot ibu Rama sudah di musyawarahkan dengan hasil rapat bahwa Forkopimcam dan kepala desa harus melaporkan data karana kepala desa harus menyiapkan laporan tersebut dengan data, seperti data rumah miskin yang rusak dan tidak layak, kemudian edintitas dan alasan dandokumtasinya, apa dia itu numpang dan kita akan telusuri, karena banyak rumah mereka tinggal itu bukan tanah yang bersangkutan, itu yang menjadi kesulitan bagi kita, jelas sekcam cisoka
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan mudah mudahan dalam waktu dekat dari kepala desa bisa mengetahui data yang sebenarnya, tapi bukan hanya di Desa Jeungjing tapi di 9 Desa lain juga, dan dari 10 desa akan di mintai data dan dokumenya baik photo dan lain lain baru akan kita mefing, program mana yang nanti bisa arahkan,
apakah nanti melalui APBDdes, kemudian pagu kecamatan, atau melalui pagu dinas, atau melalui program gebrag pak kumis, yang berbasis kawasan ada ada yang parsial melalui kecamatan atau melalui pemerintahan desa atau Dana desa,
adapun tidak lanjut rumah tidak layak huni kampung sikluk RT 005/004 kita akan cek lagi, nanti kita akan diskusi dengan polsek koramil dan para penggiat sosial lainya, dan mudah mudahan dengan waktu dekat akan ada aksi nyata ke pada rumah kemarin yang di beritakan,
artinya coba kita akan tangani semampu kita, dan mungkin ini swadaya dulu, swadaya dengan gotong royong masyarakat, sebelum nanti program, namun kalau nunggu program butuh waktu lama,
Ini mungkin aksinya nyata dari kita artinya data tetap berjalan apa yg perlu kita tangani akan kita tangani dengan maksimal,
Sama pemerintahan kecamatan dan desa, atau FORKOPIMCAM ingin mewujudkan dan melaksanakan program program yang di canangkan oleh pak bupati, dengan visi pak bupati yaitu masyarakat yang religius, cerdas, sehat, sejahtera, itu bisa di rasakan oleh masyarakat, jelas Sekcam Cisoka Cucu Abdurrosyied, (Riska)













