Pungli BLT DD Desa Karangsari Tahap 1 Dan Tahap 2, Disertai Nepotisme Akhirnya Terkuak

- Penulis

Kamis, 7 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Karangsari kecamatan Angsana kabupaten Pandeglang provinsi Banten tahun anggaran 2022 akhirnya terkuak, dugaan kuat pungutan liar yang di lakukan oknum apartur desa Karangsari kini semakin jelas dan terbuka, pasalnya KPM yang mendapatkan bantuan BLT DD mengakui keberatan dan merasa terpaksa memberikan haknya kepada oknum Bendahara desa dan kaur perencanaan desa Karangsari. Kamis 07/07/2022.

Beberapa KPM yang membuat pernyataan keberatan yang mengaku keberatan atau merasa terpaksa dimintai sejumlah uang bantuan BLT DD oleh oknum pedes tersebut, salah satu KPM inisial IG (49) menerangkan bawa dirinya sudah dua kali mendapatkan Bantuan BLT DD tahap satu dan tahap dua, ia mengaku di potong dengan alasan yang tidak jelas.

Modus yang di lakukan oleh para oknum prades ini memang licin mereka melakukan pemotongan setelah dana di cairkan lalu setelah KPM mendapatkan uang bantuan baru para oknum beraksi dengan cara menelpon bagi yang punya no Telpon yang tidak punya di datangin ke rumahnya masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti halnya yang di alami IG ” saya di hubungi via telpon oleh saodara Darma selaku kasi perencanaan dia telon saya” ka dimana posisi, saya jawab lagi di jalan nanti saya tunggu di rumah Sopandi lalu saya samperin ke rumahnya lalu saya di berikan uang rp.600 ribu katanya ini bantuan BLT DD tahap satu, lalu pada tanggal 13 Juli 2022 saya dapat bantuan lagi BLT DD tahap dua yang dibagikan di kantor kecamatan Angsana dengan jumlah uang yang saya terima rp.900 ribu singkat cerita sesampainya di rumah lagi-lagi saya di telepon pak Darma di suruh ke rumahnya mengantarkan uang rp.300 ribu dari bantuan yang saya dapatkan” terangnya sesuai yang tercantum dalam surat pernyataan.

Setelah di konfirmasi wartawan penabanten.com via WhatsApp Darma tidak mengakui adanya potongan dalam bentuk apapun kecuali di beri secara ikhlas.

” terkait saya mungutan BLT desa itu tidak benar kang, apalagi saya yang memberikan uang tersebut ke penerima bantuan/PKM pertama BLT desa itu diberikan langsung oleh Bank BPR di aula kecamatan Angsana secara langsung dan penerima bantuan tersebut yang menerimanya. Mohon maaf kang saya menanggapi nya seperti ini, mungkin itu kang yang bisa saya jelaskan dan memang seperti itu ” dalihnya

Menanggapi hal ini Biro hukum korda II Pendekar Banten Imron Berharap ke Aparat Penegak Hukum wilayah hukum kabupaten Pandeglang Banten segera tindak tegas oknum aparatur desa karang sari yang sudah terbiasa melakukan pungutan liar.

” saya berharap sangat kepada APH agar segera menindak tegas oknum perangkat desa yang sudah seringkali melakukan pungutan liar dari program BLT DD dan saya juga menduga kuat adanya nepotisme yang dilakukan oleh oknum Bendahara desa Karangsari seperti contoh memasukan daftar KPM itu diduga kuat keluarga bendahara desa yang masuk dalam daftar penerima BLT DD dan ironisnya lagi ada salah satu KPM yang belum berumah tangga mendapatkan bantuan BLT DD yang seharusnya tidak layak mendapatkan ” tegasnya

Sementara kepala desa Karangsari bungkam, Sampai berit di terbitkan.

(Andrian)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru