PT.WPLI Bantah Tudingan membuang Limbah Cair Berwarna Hitam dan Berbusa Ke Sawah Milik Warga

- Penulis

Sabtu, 25 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang,- Beredarnya sebuah rekaman video di media sosial yang menyebutkan PT. Wahana Pamunah Limbah Industri (WPLI) diduga telah membuang limbah cair berwarna hitam dan berbusa ke sawah milik warga Desa Parakan Kecamatan Jawilan Serang Banten, di bantah pihak PT. WPLI.

Menurut Krisna Murti Humas PT. WPLI, video yang tersebar tersebut tanpa dilakukan pengecekan fakta kejadian yang sebenarnya. Ia menjelaskan, ketika pihaknya melakukan pengecekan fakta di lapangan, bahwa air yang berbuih tersebut bukan berasal dari PT. WPLI, melainkan mungkin dari pabrik lain yang bersebelahan dengan PT. WPLI.

“Setelah dilakukan pengecekan, disimpulkan bahwa saluran drainase air hujan sekitar lokasi pabrik PT. WPLI tidak mengandung unsur yang dapat menimbulkan buih dan PH air sawah sesuai dengan baku mutu,” Ungkap Krisna dalam keterangan tertulisnya, pada Jumat (24/6/2022).

Dikatakan Krisna, perlu diketahui bahwa pada Rabu (22/6/2022) sekitar pukul 15.30 – 17.30 terjadi curah hujan yang cukup tinggi (ekstrim) dan disertai dengan angin kencang (puting beliung) di Desa Parakan, sehingga terjadi perubahan debit air hujan di sekitar lokasi pabrik WPLI, lokasi pabrik di sekitar sawah serta perkampungan yang secara keseluruhan mengarah dan mengalir ke arah yang lebih rendah yaitu sawah.

“Disaat yang bersamaan, gudang cat yang bersebelahan dengan PT. WPLI diterjang angin kencang, sehingga menyebabkan atap gudang tersebut roboh dan mungkin air kemasan drum tercecer ke sawah, yang kebetulan berhimpitan dengan pintu air hujan WPLI,” terangnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut PT. WPLI melakukan penutupan saluran drainase air hujan yang berpotensi menggenagi dan mengalir ke sawah. Selain itu, oknum yang menyebarkan video tersebut sudah mengakui bahwa video yang dibuatnya tidak benar. Pemilik sawah pun sudah membuat surat pernyataan bahwa sawahnya tidak ada masalah dan tidak menuntut ganti rugi dalam bentuk apapun.

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru