PT. Kristin Sejahtera ( KRS ) siap melakukan Ratusan Program Bedah Rumah Di wilayah Kabupaten Serang Di Tahun 2022.

0
17

Penabanten.com Serang – Perogram Bedah Rumah ini yang di Lakukan oleh PT Kristin Sejahtera ( KRS ) Di Tahun Lalu Banyak yang Sudah Teralisasi Di Berbagi kota, Di Salah Satunya wilayah Kota Tangerang Ratusan Rumah Kumu yang tidak layak huni Rampung Di Bedah Rumah oleh PT Kristin sejahtera ( KRS ).

Pada Tanggal 16-2-2022 Salah satu warga Kota Tangerang Di wawancara oleh awak media ibu Marni Mengatakan, Dulu Rumah saya mau Roboh Dan kumu, Apalagi di saat hujan genteng nya pada bocor, nah Kebetulan ada program Bedah Rumah, Saya ikut ngajuin. Program Bedah Rumah ini Di Tahun Lalu Sebelum covid. Dan Alhamdulillah Rumah Saya Sampe bagus. Saya sangat senang dan terima kasih kepada PT Kristin sejahtera yang sudah membangun rumah saya,” ucap ibu Marni.


Lanjut catur Winata, Selaku Pendamping PT Kristin sejahtera Angkat Bicara, Kami Ditahun lulu Sebelum covid Sudah Ratusan Rumah Diberbagai wilayah Kami Bedah Rumah yang Tidak layak huni, hususnya Di wilayah Kota Tangerang. Mangkanya Sekarang Saya Kesal Ada Pemberitaan dari media Tintakitanews. Bawasanya PT Kristin Sejahtera ( KRS ) Menzolimi warga Desa Bojong Pandan. Dari mana Dasarnya Kalau PT Kristin sejahtera ini menzolimi Atau menipu warga desa Bojong Pandan. Sedangkan PT Kristin sejahtera ini bukti nyata sudah membantu masyarakat yang rumahnya tidak layak huni. Adapun ada Keterlambatan PT Kristin sejahtera ( KRS ) membangun program Bedah Rumah di wilayah Desa Bojong Pandan kecamatan Tunjung Teja kabupaten Serang, Di karnakan Masih dalam Pandemi covid-19.” Tegas catur Winata.

Masih di tempat yang Sama halsenada warga desa Bojong Pandan Kecamatan Tunjung Teja ibu Aam dan yang lainnya Kompak Berkomentar, Soal Pemberitaan di media Tintakitanews Kami tidak tau pak, yang jelas kami di undang pak RT atas perintah pak lurah untuk kerumahnya pak lurah. Bukan Kami yang datang Sendiri, tapi kami di undang, ya kami Dateng ke rumah pak lurah, Kami cuman di tanya soal program Bedah Rumah udah cuman itu sajah.

Masih Komentar ibu-ibu, Kami pun tidak merasa di wawancara oleh wartwan dan di rumah pak lurah kami tidak tau kalau ada wartawan. Kami di undang oleh pak RT ke rumah pak lurah hanya pempertanyakan soal program Bedah Rumah. Justru kami Senang ada program Bedah Rumah dan kami pun tidak merasa Terpaksa, saya berterima Kasih kepada PT Kristin sejahtera (KRS) yang akan segera membangun rumah kami yang tidak layak huni ini,” Tandasnya.

( Team )

Tinggalkan Balasan