Proyek betonisasi di kutabaru
Diduga Dijadikan Ajang korupsi Berjamaah

- Penulis

Senin, 19 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com. Tangerang – Proyek Betonisasi di Wilayah kelurahan Kuta baru, jln tawes VI BLOK E-9 RT 02- Rw 03 pondok permai Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang – Banten. Diduga tidak sesuai spesifikasiteknis ( 15-12-2022 )

diduga keras dalam pelaksanaannya proyek tersebut di abaykan oleh pengawas itansi terkait, sehingga asal jadi. Dimana Proyek tersebut jauh dari Rencana Anggaran Belanja (RAB)

Menurut informasi di lapangan proyek pembangunan betonisasi tersebut, adalah pagu dewan PL binamarga kabupaten Tangerang.
Tapi belum tau jelas karna tidak adanya papan proyek bisa jadi anggaran dari swadaya masyarakat.

Dan Hasil Pantawan Awak Media, Papan proyek tidak di temukan, pisik kegiatan pun Amburadul dan tidak sesuai spesifikasiteknis. Padahal sudah jelas anggaran tersebut dari APBD, hasil pajak masyarakat.

Saat di konfirmasi oleh awak media salah satu warga kelurahan kutabaru insial MJ mengatakan, Iya pak, paving blok tidak di bongkar, papan proyek tidak tau pak di pasangnya di mana,” ucap MJ.

Herman Selaku Aktivis kabupaten Tangerang angkat bicara setelah awak media memperlihatkan alat bukti pisik sebuah Poto betonisasi di kutabaru
mengatakan, kalau ketinggian bekisting 15 cm, seharunya di badan jalan secara merata 15cm tapi ini kenapa ketebalan beton di badan jalan Berfariasi, ada 11 cm,12 cm dan 13 cm sedangkan ketinggian begisting 15 cm, dan paving blok tidak di bongkar, agregat hanya dengan alakadar di atas pelastik, diduga ini ada indikasi korupsi,” ungkap Herman.


Halsenada, kami meminta kepada insefektorat BPKD Bapak Bupati kabupaten Tangerang, menegur yang tegas kepada pihak oknum dinas binamarga, supaya mengepaluasi kegiatan yang tidak sesuai spesifikasiteknis,” tandasnya.

( Ateng )

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru