Program BPNT di Kecamatan Menes di Duga tidak Sesuai Nominal:Disoal Aktifis PMPP

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan (E-warong) yang bekerjasama dengan bank. Dan lagi-lagi ada penyelewengan terkait nominal yang tidak sesuai dengan KPM terima.jumat 19/06/2020.

Teddy Asseghaf selaku Aktifis Persatuan Mahasiswa Dan Pemuda Pandeglang (PMPP) Menes mengatakan bahwa program sembako BPNT yang saat ini telah diterima para KPM di wilayah Kecamatan Menes diduga tidak sesuai dengan nominal nilai uang dalam program BPNT tersebut. Karena para KPM hanya menerima beras 10 Kg, Telur 2 Kg dan kacang ijo ½Kg.

Masih kata Teddy”Patut kita ketahui bahwa nominal uang dalam kartu BPNT itu senilai Rp 200.000, tapi sembako yang diterima KPM saya rasa tidak mencapai sebesar Rp 200.000. Sebab ketika dirincikan, untuk beras 10 kg seharga Rp 100.000 telur 2 Kg Rp. 48.000, dan Kacang Ijo ½ Kg Rp. 15.000. Jadi total semuanya sebesar Rp 163.000, dan masih ada sisa sebesar Rp 37.000. Lalu saldonya itu dikemanakan,?”jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Teddy sementara itu, jumlah KPM yg ada di wilayah kecamatan Menes kurang lebih 2.700 KPM, silahkan hitung saja berapa margin yg tersisa dari semua KPM perbulannya, saya selaku warga Menes berharap, agar kejadian seperti ini tidak pernah terulang kembali dalam setiap penyaluran program tersebut, dan apabila ini terjadi saya tidak segan-segan akan membawa hal ini ke ranah hukum, karena saya anggap ini adalah bentuk peneyelewengan terhadap bantuan sosial pangan tersebut.pungkas Teddy.

(Imron)

Berita Terakait

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Berita Terakait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Berita Terabru