Penanganan Kasus Penganiayaan Diduga Jalan di Tempat, Korban Pertanyakan Kinerja Polres Serang

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comKab. Serang – Seorang warga Kampung Banter, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, bernama madnur bin sairan mengeluhkan lambannya penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpanya. Hingga kini, laporan yang dilayangkan ke Polres Serang sejak September 2025 lalu dinilai tidak menunjukkan perkembangan berarti.

Peristiwa bermula pada Senin, 9 September 2025, saat MD sedang berkumpul bersama rekan-rekannya di depan PT Crown Steel, Kawasan Industri Modern, Desa Barengkok, Kecamatan Kibin. Tiba-tiba, seorang pria berinisial M menghampiri korban dengan nada marah dan menuduh MD membawa istrinya.

“Saya berusaha menjelaskan, tetapi dia tidak menghiraukan dan langsung memukul saya di depan PT Crown Steel,” ungkap Madnur kepada awak media, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Madnur menjelaskan bahwa terduga pelaku adalah M, warga Kampung Gambar, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande. Dugaan sementara, aksi pemukulan tersebut dipicu rasa cemburu. Padahal, sebelum kejadian, Madnur sempat bertanya kepada rekan wanitanya, RS (mantan istri pelaku), mengenai status pernikahannya untuk menghindari kesalahpahaman.

“RS menjawab sudah cerai dengan M dan bahkan menunjukkan surat cerainya kepada saya dan beberapa laki-laki yang ada di tempat tersebut,” tambah Madnur.

Pasca-kejadian, Madnur langsung melakukan visum di RS Bhayangkara dan melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Serang dengan nomor laporan LAPDU/325/IX/2025 pada tanggal 9 September 2025.
Namun, Madnur mengaku kecewa karena hingga memasuki bulan Desember, pelaku masih berkeliaran bebas dan belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Korban juga mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) secara

“Dari tanggal 9 September sampai sekarang, mengapa pelakunya masih berkeliaran? Ada apa ini? Saya mempertanyakan mengapa Polres Serang terkesan lamban dan seolah-olah tidak ada tindakan, Saya tidak mendapatkan informasi perkembangan kasus dari penyidik,” cetusnya dengan nada kesal.

Madnur berharap Polres Serang bekerja secara profesional dan tidak tebang pilih dalam menangani laporan masyarakat. Ia mendesak agar pihak kepolisian segera memproses hukum pelaku sesuai aturan yang berlaku demi memberikan rasa aman dan keadilan.

“Seharusnya segera diproses sesuai aturan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Jangan sampai terkesan lamban dalam memberikan kepastian hukum,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berusaha menghubungi pihak Kasi  Humas atau penyidik Satreskrim Polres Serang untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai kendala dalam penanganan kasus tersebut. (Dewan Redaksi)

Berita Terakait

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Berita Terakait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Berita Terabru

Badan Gizi Nasional

Asupan Gizi Terukur Jadi Prioritas Program MBG SPPG Karyasari Sukaresmi

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:33 WIB