Pemkab Tangerang Luncurkan Catin Kasep untuk Cegah Stunting Lebih Dini

- Penulis

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Seminar Kesehatan dan sekaligus melucurkan Program Kelas Calon Pengantin Kondisi Sehat Prima (Catin Kasep). Acara tersebut digelar di Gedung Serba Guna Tigaraksa. Selasa, 5/07/2022.

Sekda Maesyal Rayid mengatakan Program Catin Kasep itu digagas Pemkab Tangerang untuk mencegah stunting lebih dini, di masa usia subur menjelang pernikahan. Nantinya para calon pengantin wajib memeriksakan kesehatan di puskesmas terdekat sebelum melakukan pernikahan.

“Program ini mencegah di hulu akan terjadinya stunting. Sebab di usia pasangan subur, mereka akan diperiksa kesehatannya dan mendapatkan edukasi tentang pemahaman gizi kepada calon pengantin,” ungkap Sekda di depan peserta seminar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Tangerang bekerjasama dengan Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan bisa memberikan edukasi dan bimbingan serta mendorong para Calon Pengantin (Catin) memiliki sertifikat kesehatan sebelum mereka melangsungkan pernikahan.

“Stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Upaya ini semua kita lakukan supaya mereka bisa melahirkan generasi sehat bebas dari stunting menuju Tangerang Gemilang,” tutur Sekda.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardianti menambahkan pemeriksaan kesehatan kepada Catin perlu dilakukan dalam rangka untuk mendeteksi kesehatan pasangan pengantin, mulai memeriksa anemia, pengecekan penyakit menular, pemahaman gizi, hingga edukasi reproduksi pasangan.

“Selain melakukan pelayanan kesehatan, Catin juga diharapkan akan lebih mengenal kesehatan pasangannya, mendapatkan edukasi gizi dan reproduksi hingga tahu kebersihan sanitasi lingkungan,” jelas Desi.

Sementara itu, pasangan calon pengantin M. Hildam dan Nindya Viona asal Kecamatan Cisoka yang sudah menerima sertifikat Catin dari Puskemas Cisoka sangat mendukung program Catin Kasep karena mereka menjadi lebih paham tentang kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi dan gizi.

“Terimakasih kepada Pemkab Tangerang berkat program Catin Kasep kami jadi tau pasangan kami sehat atau tidak, terlebih kita tau kesehatan sendiri,” kata Hildam.

Menurutnya, prosesnya tidaklah sulit dan banyak manfaat yang dapat kita raih apabila kita mendapatkan setifikat kesehatan untuk calon pengantin di puskesmas.

“Mengurusnya mudah dan gratis juga. Demi kesehatan bersama dan generasi penerus kita semua,” ujar Hildam.

Alur Program Catin Kasep ini diawali dengan calon pengantin datang ke kantor desa/kelurahan meminta surat pengantar, setelah itu ke puskesmas terdekat untuk registrasi dan dilakukan pemeriksaan kesehatan mulai imunisasi tetanus dan penanganan gizi melalui pemberian tablet penambah darah kepada pasangan pengantin.

Selain itu juga akan diberikan konseling kesehatan, baik kesehatan diri maupun kesehatan lingkungan. Setelah semua proses dilalui, Catin akan diberikan sertifikat kesehatan sebagai salah satu bukti persyaratan untuk mengurus administrasi pernikahan di KUA.

Kabupaten Tangerang

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru