Pemerintah di Nilai Kurang Tegas, Masyarakat Gunung Santri Datangi PTSP Serang

- Penulis

Rabu, 9 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com. Kabupaten Serang – Kembalinya aktivitas pengerukan di situs budaya cagar alam Gunung Santri membuat masyarakat kampung Gunung Santri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang Geram dengan perilaku oknum yang melakukan pengerukan di situs budaya cagar alam, Pasalnya pengerukan di situs budaya cagar alam bukan sekali ini saja tetapi sudah terjadi beberapa kali namun pemerintah kabupaten serang seolah-olah tutup mata dengan kejadian seperti ini.

Sejumlah Masyarakat Kampung Gunung Santri yang geram terhadap perilaku oknum tersebut pada Selasa (08/09/2020) mendatangi pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Kabupaten Serang untuk meminta kejelasan apakah kegiatan pengerukan tersebut memiliki perijinan yang lengkap atau tidak.

Menurut Suherman atau yang dikenal dengan sebutan Alis sata mengatakan kejadian ini sudah berulang kali terjadi namun sangat disayangkan pemerintah kabupaten Serang tidak mengambil tindakan terkait aktivitas tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta kepada pemerintah kabupaten serang untuk tindak tegas oknum yang melakukan pengerukan di cagar budaya alam dan memberhentikan aktivitas tersebut”Katanya.

Sementara itu Tatang Iskandar Kasie pengaduan dan penyelesaian sengketa perizinan mengatakan Masyarakat pada intinya menginginkan semua kegiatan yang berlokasi di gunung santri untuk di stop tidak ada kegiatan karena memang tidak memiliki izin dan kami pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satpol-PP Kabupaten Serang selaku penegak Perda dan Selaku eksekutor kami akan segera berkoordinasi, Paling lambat tiga hari kami akan koordinasi dan turun ke lapangan, Sebetulnya itu kegiatan pengupasan yang akan dijadikan kegiatan lain berupa workshop”Ucapnya. (maulana)

Berita Terakait

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terakait

Rabu, 8 April 2026 - 16:24 WIB

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk

Rabu, 8 April 2026 - 16:21 WIB

RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terabru