Penabanten.com, Pandeglang – Ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi, tidak sedikit warga masyarakat yang terdampak baik kehidupan sosial, terlebih kehidupan ekonominya. Oleh karena itu, melalui anggaran Dana Desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Kertasana Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang, Kamis, (28/05/2020), merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap Satu, yang digelar di Kantor Desa Kertasana.
Turut hadir pada acara penyaluran yang mengikuti anjuran protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran mata rantai Covin-19, Muspika Kecamatan Pagelaran, Pendamping Desa, Babinmas dan Babinsa Desa Kertasana.
Dijumpai usai acara penyaluran bantuan, Kepala Desa Kertasana, Uhadi, SH, menjelaskan, menindaklanjuti perintah dari Pemerintah Pusat untuk membantu warga terdampak Covis-19, maka, setelah pendataan dan persiapan penyaluran selesai, Pemdes Kertasana segera menyalurkan bantuan BLT – DD tahap Satu yang sudah ditunggu oleh masyarakat ini. “Hari ini, Desa Kertasana alhamdulillah telah melaksanakan penyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari anggaran Dana Desa tahap Satu untuk 101 KPM. Anggaran ini, 25 Persen dari pagu yang di terima oleh Desa Kertasana,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara, katanya, proses pendataan yang mengacu kepada Permendes No 06 tahun 2020 itu, proses awalnya itu berbasis data dari para RT yang selanjutnya disampaikn keoada desa. “Kriterianya mengacu pada aturan itu dan desa menerima berdasakan data dari masing-masing RT,” tambahnya.
Baca Juga : Demi Cegah Covid-19,
Gubernur Banten: Sebaiknya Belanja di Warung Tetangga
Lebih lanjut Uhadi menjelaskan, memang masih ada warga masyarakat yang belum menerima bantuan, namun jangan khawatir, itu pasti terakomodir semua. “Setelah kita menerima penyaluran transfer data dari Kemensos dan Propinsi, dan sekarang BLT Desa, memang masih ada sisa warga yang belum menerima bantuan, sedikit lagi, persentasenya kecil. Namun jangan khawatir, masih ada bantuan dari Bantuan Provinsi (Banprov) yang akan diberikan berupa sembako dengan mengacu kepada BPNT sejumlah Rp. 200 Ribu per KPM. Kami optimis, semua akan terakomodir.” ujarnya.
Kepada masyarakat yang telah mendapatkan bantuan, masih kata Uhadi, bantuan tersebut, diharapkan untuk digunakan uangnya untuk bertahan hidup. Karena dengan adanya covid 19, kehidupan ekonomi masyarakat terganggu. “Dan saya melarang tegas, kepada penerima bantuan untuk tidak memberikan uang kepada siapapun. Dan untuk warga masyarakat yang belum menerima bantuan, harap bersabar, jangan khawatir, karena semua akan terakomodir,” himbaunya.
Ditempat yang sama, warga masyarakat penerima bantuan mengaku bersyukur, dirinya telah menerima bantuan dari Pemdes Kertasana. “Kami mengucapkan terima kasihnya kepada pihak Pemdes Kertasana yag telah memberikan bantuan, khususnya kepada Kepala Desa Kertasana, Uhadi, yang telah memberikan bantuan ini. Dalam kondisi sekarang, dimana warga sangat terganggu kehidupan ekonominya, sangat membutuhkan bantuan ini dan akan kami pergunakan dengan sebaik baiknya,” pungkasnya.
Usai penyaluran BLT – DD, Pemdes Kertasana turut juga menyalurkan bantuan dari Dinsos Kabupaten Pandeglang untuk warga yang terdampak bencana angin puting beliung. Sebanyak Tiga orang warga masyarakatnya, menerima bantuan untuk memperbaiki rumah tersebut. (Risman).













