Penabanten.com, Serang – Pembangun Tembok Penahan Tanah Di jln Saronge Desa Nambo udik Kecamatan Cikande Diduga Di Kerjakan Asala Jadi
Terlihat Dari Pantauan Wartawan Di lapangan Pasangan Batu Kali Tidak Di Galih Asala Di Letakan Tampa Adanya Galian Untuk Pemasangan Batu
Banguna Yang Seharusnya Bisa Menahan Tanah Supaya Tidak Longsur Perlu di Pertanyakan Kulitas Bangunan Tersebut Yang Terkesan Asala Jadi
Wartawan Pun Komfirmasi Ke Salah Satu Pekerja Menanyakan Pemborong Yang Sering Di Panggil Guru Sahlani
Tetapi Pekerja Tersebut Mengatakan Tidak Tau Guru Sahlani “Ungkpnya
Harapan pun Ke kantor Desa Nambo udik Untuk Komfirmasi Ke Setiap Desa Yang DiDuga Sebagai Pemborong Bangunan TPT Tembok Penahan Tanah Guru Sahlani Tetapi Tidak Ada Di desa
Wartawan Pun Langsung Ke Kerumah Sahlani Yang Sering Di Sebut Guru Sahlani Mau Komfirmasi Terkait Bangunan yang Tampa Papan informasi Angaran Dan Tidak Di Galih Untuk Pemasangan Batu Tersebut lagi Lagi Sahlani Tidak Ada Di Rumah
informasi Warga Untuk Papan informasi di Kabrkan Hilang dari lokasi bangunan tersebut ada apa Sampai papan informasi Hilang
Pembangunan Tembok Penahan Tanah TPT Di Jalan Saronge Desa Nambo udik Kecamatan Cikande Patut Diduga Asal Jadi
Wartawan Pun Mencoba Konfirmasi Ke Ketua BPD Badan Pengawas desa Kurdi Sutardi
Terkait Bangunan Tersebut Ketua BPD Tidak Ada Di kantor Desa
Wartawan pun Rumah Ketua BPD Desa Nabo Udik Lagi Lagi Tidak ad di Rumah
Pada Tgl 22 Wartawan Pun Ke Kantor desa Mau Komfirmasi Ke Kades Juhri Amaludin Terkait Bangun TPT Tersebut Tetapi Kades Tidak Ada Di Kantor Desa
Media pun Lanjut Ke Rumah Kepala desa Nambo udik Mau Komfirmasi Terkait Bangunan Yang Diduga di Kerjakan Asala Jadi
Tetapi Kades Pun Tidak Ada Di Rumah
inspektorat Dan Kejelasan Harus Segera Usut Tuntas Terkait Bangunan TPT Di jalan Saronge Desa Nambo Udik Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Adanya Dugan Berbau Korupsi Peroyek Tembok Penahan Tanah
Dewan Redaksi





















