Penabanten.com, Pandeglang, Banten – Wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali terlihat di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Pemerintah Desa Sukadame bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan unsur Muspika Kecamatan Pagelaran bergerak cepat meninjau langsung rumah warga yang mengalami kebakaran di Kampung Ciupas RT 02 RW 06, Desa Sukadame, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah sekaligus memastikan kondisi korban pascakebakaran, melakukan pendataan kerusakan, serta menyiapkan langkah-langkah penanganan agar keluarga korban segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Rumah yang mengalami musibah merupakan milik Ahyani. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat korban tengah melakukan aktivitas memasak di dapur. Diduga, percikan api dari tungku atau peralatan memasak menyambar benda-benda yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar dan melalap bagian dapur rumah.
Suasana sempat berubah panik ketika kobaran api mulai membesar dan mengeluarkan asap tebal. Teriakan warga yang melihat kejadian tersebut mengundang perhatian masyarakat sekitar. Tanpa menunggu bantuan datang, warga Kampung Ciupas secara spontan berdatangan membawa ember, jeriken, dan peralatan seadanya untuk memadamkan api.
Semangat gotong royong masyarakat menjadi kunci utama dalam mengendalikan kebakaran. Dengan memanfaatkan sumber air di sekitar lokasi, warga bahu-membahu memadamkan kobaran api agar tidak menjalar ke bagian rumah lainnya maupun ke rumah-rumah yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Berkat kesigapan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menghanguskan seluruh bangunan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian dapur rumah mengalami kerusakan cukup serius sehingga keluarga korban untuk sementara waktu tidak dapat menggunakan fasilitas dapur sebagaimana mestinya.
Tidak lama setelah menerima laporan dari masyarakat, Hamid selaku TKSK Kecamatan Pagelaran langsung mendatangi lokasi kejadian bersama unsur pemerintah lainnya. Kehadirannya bertujuan melakukan asesmen awal, mendata tingkat kerusakan, serta memastikan kebutuhan mendesak keluarga korban agar dapat segera ditindaklanjuti.
Selain melakukan pendataan, Hamid juga berdialog dengan korban dan warga sekitar untuk memperoleh informasi lengkap mengenai kronologi kejadian sebagai dasar pengajuan bantuan kepada instansi terkait.
«”Kami turut prihatin atas musibah yang dialami Ibu Ahyani. Hari ini kami melakukan peninjauan dan pendataan secara langsung. Hasil asesmen ini akan segera kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi kepada dinas terkait agar korban bisa segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan sehingga dapat sedikit meringankan beban keluarga korban,” ujar Hamid.»
Menurut Hamid, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan dinas terkait sangat diperlukan agar proses penanganan korban dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Ia memastikan hasil pendataan akan segera disampaikan kepada pihak yang berwenang sebagai dasar proses pengusulan bantuan sosial maupun bantuan rehabilitasi rumah.
Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat Kampung Ciupas yang tanpa pamrih membantu memadamkan api.
«”Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan berkat kekompakan warga. Jika penanganannya terlambat, bukan tidak mungkin api akan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi musibah,” tambahnya.»
Di lokasi yang sama, Pemerintah Desa Sukadame yang diwakili oleh Dika menyampaikan bahwa pemerintah desa akan bergerak cepat melengkapi seluruh administrasi yang diperlukan agar pengajuan bantuan kepada pemerintah daerah dapat segera diproses.
Menurutnya, pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk mendampingi masyarakat yang sedang mengalami musibah dan memastikan seluruh prosedur administrasi berjalan sesuai ketentuan.
«”Pemerintah Desa Sukadame akan bergerak cepat melakukan pendataan administrasi dan segera mengusulkan bantuan kepada pemerintah daerah maupun instansi terkait. Kami berharap bantuan dapat segera direalisasikan sehingga dapat membantu proses pemulihan rumah warga yang terdampak musibah kebakaran ini,” kata Dika.»
Dika juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan memasak maupun sumber api di dalam rumah. Menurutnya, kewaspadaan menjadi langkah paling efektif untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian materiil maupun membahayakan keselamatan jiwa.
Kehadiran unsur Muspika Kecamatan Pagelaran bersama Pemerintah Desa Sukadame dan TKSK menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain melakukan peninjauan, mereka juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban agar tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan.
Peristiwa kebakaran tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah tangga. Pemeriksaan rutin terhadap peralatan memasak, memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, serta menyiapkan alat pemadam sederhana menjadi langkah pencegahan yang sangat penting.
Warga Kampung Ciupas berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera merealisasikan bantuan bagi keluarga Ahyani sehingga proses perbaikan rumah dapat dilakukan secepat mungkin. Mereka juga berharap berbagai pihak, termasuk para dermawan dan lembaga sosial, dapat turut memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Musibah ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kesigapan warga dalam memadamkan api, disertai respons cepat Pemerintah Desa Sukadame, TKSK, dan unsur Muspika Kecamatan Pagelaran, berhasil mencegah kebakaran meluas dan menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah merupakan kunci utama dalam penanganan bencana di tingkat lokal.
penulis : Dedi Supandi wakil pimpinan redaksi























