Pelaksana Proyek Jalan Majau-Mekarwangi Diduga Blokir Nomor Wartawan

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang  – Upaya awak media untuk mengonfirmasi proyek rehabilitasi Jalan Majau-Mekarwangi di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, menemui jalan buntu.

Seorang pelaksana proyek yang diketahui bernama Kasiman, diduga menolak memberikan keterangan dan bahkan memblokir nomor WhatsApp seorang wartawan.
Kejadian ini memicu kecurigaan

publik mengenai transparansi dan akuntabilitas proyek. Apalagi, para pekerja di lapangan diduga tidak dilengkapi dengan peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Papan informasi proyek

Salah satu awak media yang mencoba menghubungi Kasiman menyatakan bahwa tujuannya hanya ingin mengklarifikasi dugaan standar K3 yang bermasalah dan pelaksanaan teknis proyek.

“Kami hanya menjalankan fungsi kontrol sosial dan ingin mendapatkan penjelasan langsung dari pihak pelaksana, tapi justru nomor WhatsApp kami diblokir,” ujar seorang wartawan yang mendatangi lokasi tersebut, Minggu (03/08/2025).

Sementara itu, beberapa warga Pandeglang menyampaikan kekhawatiran mereka terkait kualitas pembangunan jalan yang dinilai kurang maksimal.

“Kalau hasilnya bagus, kenapa harus takut dikonfirmasi? Kami warga butuh jalan yang layak, bukan proyek yang asal jadi,” tegas seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten mengenai dugaan ini dan sikap tertutup pelaksana proyek.

Berita Terakait

Biasa Buru Bandar, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Justru Diringkus Bareskrim Terkait Narkotika
Misteri Mobil Box Solar Terguling di Pagelaran: Sopir Kabur, Kasat Lantas Polres Pandeglang Tegaskan Masih Periksa Saksi
Tabrak Tiang Telepon hingga Terguling di Torogong, Warga Berbondong-bondong Berebut Solar Tumpah dari Mobil Pengangkut BBM Diduga Ilegal
Bakal Calon Kepala Desa, Asep Wahyudin Siap Membawa Perubahan Masyarakat Karamgsari
  
Soroti Dugaan Hilangnya Kasda Rp25 Miliar, Aliansi Rakyat Pandeglang Melawan Bakal Gelar Aksi Demo
FORJA Banten Layangkan Surat Audiensi ke Satgas MBG Kabupaten Pandeglang, Minta SPPG Cigondang Labuan Disuspend
Ketua DPD NasDem Pandeglang Dorong Sinergitas Garda Pemuda dan Baret Hadapi Pemilu 2029
Dapur Leoz di Desa Tegal Cikedal Ramai Dikunjungi, Jadi Tempat Nongkrong Favorit Warga

Berita Terakait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WIB

Biasa Buru Bandar, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Justru Diringkus Bareskrim Terkait Narkotika

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:10 WIB

Misteri Mobil Box Solar Terguling di Pagelaran: Sopir Kabur, Kasat Lantas Polres Pandeglang Tegaskan Masih Periksa Saksi

Senin, 20 Juli 2026 - 08:46 WIB

Tabrak Tiang Telepon hingga Terguling di Torogong, Warga Berbondong-bondong Berebut Solar Tumpah dari Mobil Pengangkut BBM Diduga Ilegal

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Bakal Calon Kepala Desa, Asep Wahyudin Siap Membawa Perubahan Masyarakat Karamgsari
  

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:05 WIB

Soroti Dugaan Hilangnya Kasda Rp25 Miliar, Aliansi Rakyat Pandeglang Melawan Bakal Gelar Aksi Demo

Senin, 15 Juni 2026 - 15:05 WIB

FORJA Banten Layangkan Surat Audiensi ke Satgas MBG Kabupaten Pandeglang, Minta SPPG Cigondang Labuan Disuspend

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:18 WIB

Ketua DPD NasDem Pandeglang Dorong Sinergitas Garda Pemuda dan Baret Hadapi Pemilu 2029

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:22 WIB

Dapur Leoz di Desa Tegal Cikedal Ramai Dikunjungi, Jadi Tempat Nongkrong Favorit Warga

Berita Terabru