Pasien Kecewa Terhadap Pelayanan Pihak RSUD Adjidarmo Rangkasbitung

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Lebak – Miris, jika mendengar keluhan Keluarga Ma’ruf dan Nurhayati, warga Kampung Cisalam, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang mana keduanya merasakan, bagaimana tidak berpihaknya layanan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, terhadap pasangan keluarga miskin ini.

Seperti dituturkan Ma’ruf, hal ini bermula dari proses persalinan anaknya Fety Maryati akhir 2019 lalu, yang mana dirinya harus pontang-panting menggadaikan motor peninggalan anaknya yang telah meninggal dan harus meminjam uang pada tetangga, itu semua demi membiayai operasi cesar anaknya di RSUD Adjidatmo Rangkasbitung waktu itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk membiayai operasi cesar anak Saya di RSUD Adjidarmo sebesar 7 juta rupiah, Saya terpaksa harus meminjam uang ke tetangga, serta menggadaikan motor satu-satunya peninggalan almarhum anak saya,” katanya pada penabanten.com, Sabtu (8/8/2020) di kediamnnya.

Sambung Ma’ruf, untuk meringankan beban biaya operasi anaknya, dirinya sempat berniat mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Akan tetapi, pihak RSUD Adjidarmo, justru memberikan saran, agar dirinya tidak membuat SKTM, sebab menurut mereka, SKTM sudah tidak berlaku lagi pada jaman sekarang.

Atas saran dari pihak RSUD Adjidarmo itulah, dirinya terpaksa mencari uang jutaan rupiah, untuk biaya operasi tersebut, sekaligus membawa pulang anaknya pasca operasi.

“Orang RSUD Adjidarmo bilang, sudah tidak jaman SKTM sekarang mah pak, maka dari hasil ikhtiar Saya waktu itu, Saya dapat membayar biaya operasi anak Saya sebesar 6 juta. Sisanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) saya sampai saat ini masih ditahan di RSUD Adjidarmo, saya membayar bukan karena mampu, tapi karena tak tega, anak saya tertahan di ruang jeruk hingga lima hari,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Dr. Anik Sakinah belum dapat dimintai komentarmya.

“Ibu direktur tak masuk pak. Ini kan hari Sabtu, coba dihari kerja bapak hubungi lagi,” jelas seorang karyawan RSUD Adjudarmo, seraya menolak dirilis namanya. (Yans)

Berita Terakait

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terakait

Rabu, 8 April 2026 - 16:24 WIB

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk

Rabu, 8 April 2026 - 16:21 WIB

RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terabru