Mediasi Bersama Komnas HAM, Ada Tiga Tuntutan Warga Dampak Pagar Pasar Cisoka

- Penulis

Selasa, 21 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comKabupaten Tangerang, Ada tiga tuntutan warga terdampak pemagaran pasar Cisoka yang disampaikan saat menggelar mediasi bersama Komnas HAM dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang di ruang Solear Kantor Bupati Tangerang, Selasa (21/6/2022).

Alinsi Mahasiswa Tangerang Anti Penindasan dan Pemagaran Terhadap Usaha Rakyat (Anti Pagar) Firmansyah dalam keterangan nya mengatakan, ada tiga tuntutan warga terdampak pemagaran jalan akses keluar pasar Cisoka untuk memberikan rekomendasi kesepakatan kepada Komnas HAM RI.

Tiga poin itu kata Firmansyah adalah, Kami meminta pembongkaran pagar di kanan,kiri jalan sepanjang jalur akses keluar pasar Cisoka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami meminta minimal pembongkaran tralis pagar dan satu (1) panel yang di bawah tralis kanan dan kiri jalan, sepanjang jalur akses keluar pasar Cisoka.

Kami meminta Pembongkaran tralis pagar dan pemberian akses jalan pintu satu (1) Meter per toko dan hunian warga sepanjang jalur akses keluar pasar Cisoka.

“Adapun rekomendasi yang kami utamakan di atas ialah nomor satu dan kami siap berkomitmen untuk menjaga ketertiban dari parkiran liar dan Pedagang Kaki Lima,” ujar Firmansyah saat menggelar mediasi di kantor Bupati Tangerang.

Dalam mediasi bersama Komnas HAM RI itu pemerintah daerah Kabupaten Tangerang diwakili oleh Sekda Moch. Maesyal Rasyid, hadir juga Direktur Utama Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti, Direktur Operasional Perumda Pasar NKR Ashari Asmat, perwakilan OPD terkait, Camat Cisoka dan unsur TNI Polri.

Hingga berita ini tayang, proses mediasi antara warga terdampak pemagaran jalan akses keluar pasar Cisoka dengan pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dan Komnas HAM RI masih berlangsung.
Red/Han. ( Red)

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru