Masyarakat Nelayan Keluhkan Tumpahan Batu Bara Yang Cemari Pesisir Pantai Rancecet

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Puluhan warga masyarakat nelayan di Pesisir Pantai Rancecet Desa Rancapinang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan adanya tumpahan Batu Bara di sepanjang pesisir pantai Rancecet, Tancang Kiara, Tanjung Cariang, dan di Sungai Cicadas. Lantaran, selain aktifitas mereka terganggu, tumpahan Batu Bara tersebut sudah mencemari lingkungan.

“Tumpahan batu bara yang tertumpah ke laut sejak Bulan Juli lalu, hingga kini, masih berserakan dan menggangu aktifitas kami sebagai warga masyarakat nelayan. Kami sebagai masyarakat yang mencari nafkah di laut, merasa sangat terganggu dengan adanya tumpahan Batu Bara tersebut,” ujar warga belum lama ini.

Lantaran, lanjutnya, semua nelayan, bersandar di sini di Rancecet. Sementara, setiap hendak berangkat melaut atau bersandar, kami terhambat dan terganggu dengan adanya tumpahan batu bara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Kabag Ops Polres Serang Cek Kesiapan Pos Pam Nataru

“Kondisi seperti ini, sudah terjadi semenjak Bulan Juli lalu. Semenjak tumpah, pesisir pantai selalu kotor tercemar. Kami berharap, agar perusahaan pemilik Batu Bara betul betul bertanggung jawab membersihkan kembali pesisir pantai Rancecet. Karena, ceceran Batu Bara ini bukan hanya di Pesisir Pantai Rancecet, namun terjadi juga di Tancang Kiara, di Desa Batuhideung, Tanjung Cariang, malahan hingga ke Sungai Cicadas,” jelas mereka.

Lebih lanjut warga mengatakan, kami berharap agar pemerintah segera turun tangan menyelesaikan masalah ini. “Selain sudah sangat mencemari laut, aktifitas kami juga tergangu, dan akhirnya, ekonomi kami juga turut terganggu. Kami memohon kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait, agar melakukan tindak lanjut dan memberikan teguran kepada pihak pemilik tongkang. Yang mana, aktifitas pembersihan yang sudah pernah dilakukan oleh warga, dihentikan oleh perusahaan. Oleh karena itu, kami meminta agar pembersihan dilakukan kembali, hingga pesisir pantai kembali bersih,” papar mereka.

Pantauan dilokasi, jelas nampak dampak dari adanya tumpahan Batu Bara tersebut. Selain mencemari lingkungan dan laut, serta mengganggu aktifitas warga masyarakat nelayan, dilokasi aroma yang ditimbulkan tumpahan Batu Bara pun sangat menyengat. Di khawatirkan, akan berdampak kepada kesehatan warga sekitar. Hasil informasi yang berhasil dihimpun, tumpahan Batu Bara di sepanjang pesisir Pantai Rancecet, Tancang Kiara, Tanjung Cariang, dan Sungai Cicadas ini, adalah milik PT. Nusantara Terminal Terpadu, yang mengangkut Batu Bara menggunakan Tongkang BG Nautica 25. (Risman).

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru