Masa Jabatan Pjs Kades Diduga Bermasalah, Warga Pertanyakan Korupsi Dana Desa di Pandeglang

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang — Program Dana Desa, yang digulirkan sejak 2015 untuk mempercepat pembangunan dan mengurangi kemiskinan di perdesaan, kini menghadapi sorotan tajam. Meskipun telah mengucurkan dana lebih dari Rp400 triliun, dugaan korupsi dan ketidaktransparanan dalam pengelolaannya terus bermunculan, termasuk di desa Bojongmanik, Sindangresmi, Pandeglang, Banten.

Berbagai dugaan muncul terkait pengelolaan Dana Desa di Bojongmanik selama masa jabatan Pjs Kepala Desa, G. Dayat. Warga melaporkan adanya kejanggalan pada sejumlah alokasi dana yang dianggap tidak maksimal atau tidak tepat sasaran.

Proyek perkerasan jalan dari Kampung Gayong ke Lodar, yang menggunakan anggaran Dana Desa tahap satu 2025, diduga tidak maksimal. Warga mempertanyakan kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD): Bantuan ini diduga tidak tepat sasaran. Warga menyebutkan bahwa BLT-DD justru diterima oleh aparat desa dan keluarga mampu, sementara ada pemotongan Rp100.000 per orang. Sebagian BLT bahkan dilaporkan tidak dibagikan.

Ketahanan Pangan: Anggaran Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun 2024 yang dialokasikan untuk pembuatan kandang kambing disebut-sebut tidak memiliki kambing. Dua orang yang seharusnya menerima ternak, yaitu Ketua RW Samsudin dan Yadi, diduga hanya menerima kandang kosong.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes): Anggaran sebesar Rp60 juta untuk BUMDes diduga tidak memiliki laporan yang jelas. Selain itu, pemasukan sebesar 25% dari hasil penjualan pulsa WiFi yang seharusnya masuk ke PAD desa juga dipertanyakan keberadaannya.

Saat dikonfirmasi, mantan Pjs Kepala Desa Bojongmanik, G. Dayat, menanggapi tuduhan ini secara singkat. “Diserahkan sama saya ke Ketua BUMDes dan untuk lebih jelasnya silakan konfirmasi saja ke Ketua BUMDes,” katanya via WhatsApp.

Di sisi lain, Sekretaris Desa Bojongmanik menyatakan bahwa semua anggaran desa transparan dan sudah berjalan sesuai prosedur. “Kalau menurut saya anggaran Dana Desa Bojongmanik semuanya jelas transparan mulai dari bangunan sampai yang dialokasikan ke BUMDes,” ungkapnya.

Menanggapi dugaan tersebut, Raeynold, anggota Gerakan Aktivis, Ormas dan Media Online Pandeglang Selatan (GAOMOPS), berjanji akan melakukan investigasi. “Saya akan turun langsung ke lokasi… kalau benar adanya yang dikatakan narasumber ke rekan media, maka saya akan membuat Laporan Pengaduan (Lapdu) ke pihak yang berwenang,” tegasnya.

Hingga rilis ini diterbitkan, Manajer BUMDes belum dapat dimintai keterangan.

Berita Terakait

Polsek Panimbang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tanjung Jaya
Dugaan Parkir Liar di Depan RSUD Labuan Disorot, Kabid Lalin Tegaskan Tak Pernah Beri Izin: “Tanya Jukirnya, Perintah Siapa”
Persatuan Forum Jurnalis Aktivis Banten Bersatu Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118
Kasus Ancaman Wartawan Diselidiki, JBB Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum
Jembatan Kampung Peuteuy Rusak Parah, Warga Pertanyakan Realisasi Dana Desa Padaherang
Warga Nelayan di Labuan Desak Penanganan Pihak APH Penyingkiran Kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 Segera di Rampungkan
Dugaan Pengeroyokan di Kawasan Situ Cikedal Pandeglang, Dua Pria Dilaporkan ke Polisi
Sungai Ciseuma Meluap Mengakibatkan Jalan Provinsi Panimbang  Munjul Jebol: Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap

Berita Terakait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:02 WIB

Polsek Panimbang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tanjung Jaya

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:45 WIB

Dugaan Parkir Liar di Depan RSUD Labuan Disorot, Kabid Lalin Tegaskan Tak Pernah Beri Izin: “Tanya Jukirnya, Perintah Siapa”

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Forum Jurnalis Aktivis Banten Bersatu Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Kasus Ancaman Wartawan Diselidiki, JBB Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 17:22 WIB

Jembatan Kampung Peuteuy Rusak Parah, Warga Pertanyakan Realisasi Dana Desa Padaherang

Senin, 23 Februari 2026 - 19:00 WIB

Warga Nelayan di Labuan Desak Penanganan Pihak APH Penyingkiran Kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 Segera di Rampungkan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Kawasan Situ Cikedal Pandeglang, Dua Pria Dilaporkan ke Polisi

Senin, 12 Januari 2026 - 13:01 WIB

Sungai Ciseuma Meluap Mengakibatkan Jalan Provinsi Panimbang  Munjul Jebol: Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap

Berita Terabru