Penabanten.com, Pandeglang – Munculnya berita di media online terkait adanya Dugaan di gelapkanya Bantuan benih padi dari dinas pertanian kabupaten Pandeglang,dugaan tersebut di tujukan ke korluh (kordinator Penyuluh) oleh beberapa Gapoktan di kecamatan angsana namun hal tersebut hanyalah miskomunikasi antara Gapoktan dengan kordinator Penyuluh pertanian saja,akibat kurangnya kordinasi antara para kelompok tani dengan petugas pertanian BPP (balai penyuluhan pertanian ) yang akhirnya muncul sebuah kecurigaan yang tidak mendasar terhadap petugas pertanian.
Dengan adanya dugaan tersebut,Nana selaku kordinator Penyuluh pertanian (korluh) membantah adanya dugaan penggelapan benih tersebut yang di tunjukan kepadanya,Sabtu 06/06/2020.
Kata Nana ” saya manusia biasa tidak luput dengan kesalahan bisa timbul gejolak di para kelompok tani mungkin saja ini kesalahan saya karna belum sempat memberikan informasi kepada sebagian para Poktan di kecamatan angsana namun bukan berarti pihak saya akan mengelapkan bantuan tadinya mau saya bagikan setelah benih dari dinas pertanian kabupaten Pandeglang turun semua sebanyak 30 ton untuk Angsana namun proses pengiriman pun bertahap,ini baru dikirim 6,725 kg dan sudah saya bagikan ke Gapoktan dan kelompok,nanti Gapoktan yang belum menerima menunggu pengiriman selanjutnya karna proses pengiriman pun bertahap ” jelasnya
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nana juga berharap kepada dinas pertanian kabupaten Pandeglang agar segera mengirim sisa bantuan benih padi SHS agar kelompok tani yang belum menerima benih padi tersebut kebutuhannya bisa terpenuhi ” Pungkasnya.
(Imron)













