Penabanten.com, Serang – Memasuki usia 8 tahun, PT Dwi Beton Indonesia yang berlokasi di Nambo Tegal, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, yang di pimpin oleh pak Tri sebagai kepala manajemen kembali menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan yang hadir untuk masyarakat.
Perayaan HUT ke-8 yang digelar Kamis, 25 Juni 2026, tidak sekadar seremoni. Perusahaan produsen ready mix ini memilih merayakan dengan aksi nyata: santunan, sembako, umroh, hingga pengumuman program bedah rumah.
*Ratusan Warga Banjiri Acara HUT ke-8*
Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri jajaran manajemen PT Dwi Beton Indonesia, tokoh masyarakat, perangkat Desa Kaserangan, serta ratusan warga. Suasana kebersamaan terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.
Dalam sambutannya, manajemen PT Dwi Beton Indonesia menegaskan, usia ke-8 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan warga sekitar.
“HUT ini bukan hanya tentang perusahaan yang bertambah usia. Tapi tentang bagaimana kami bisa terus bermanfaat bagi Desa Kaserangan. Inilah bentuk rasa syukur kami,” ujar perwakilan manajemen.
*Rangkaian Bantuan di HUT ke-8*
Tiga program utama menjadi sorotan dalam perayaan kali ini:
1. *Santunan Anak Yatim*: Sebanyak 82 anak yatim dari Desa Kaserangan menerima santunan. Momen haru terjadi saat anak-anak menerima bantuan langsung dari jajaran manajemen.
2. *Paket Sembako*: Ratusan paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu di sekitar perusahaan. Bantuan ini diharapkan meringankan beban ekonomi masyarakat.
3. *Pemberangkatan Umroh*: Sebanyak 9 orang warga terpilih diberangkatkan umroh melalui program CSR perusahaan. Pengumuman ini disambut tepuk tangan dan isak haru warga.
4. *Peluncuran Program Bedah Rumah*: Puncak acara ditandai dengan pengumuman program baru, yaitu bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di sekitar pabrik. Program ini akan mulai berjalan tahun 2026.
*Konsisten 8 Tahun Menjalankan CSR*
Selama delapan tahun beroperasi di Desa Kaserangan, PT Dwi Beton Indonesia tercatat konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL.
Bantuan nyata yang telah dirasakan warga antara lain:
1. *Pengecoran Jalan Lingkungan*: Jalan-jalan gang dan akses lingkungan yang sebelumnya rusak dan berlubang kini telah diperbaiki. Mobilitas warga menjadi lebih lancar.
2. *Akses Menuju Masjid*: Perusahaan juga turun tangan memperbaiki dan mengecor akses jalan menuju Masjid Kaserangan. Kini jamaah dan masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan aman.
“Jalan ke masjid dulu becek kalau hujan. Sekarang sudah cor, jadi lebih enak buat anak-anak ngaji dan bapak-bapak sholat berjamaah,” kata salah satu tokoh masyarakat Desa Kaserangan.
Menurut manajemen, seluruh program yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PT Dwi Beton Indonesia. Perusahaan ingin tumbuh bersama masyarakat, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga sosial.
“Program yang sudah berjalan akan kami lanjutkan. Dan program baru seperti bedah rumah akan menjadi prioritas kami tahun ini. Kami ingin Desa Kaserangan maju bersama PT Dwi Beton,” tegas manajemen.
Perayaan HUT ke-8 PT Dwi Beton Indonesia ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara perusahaan dan warga. Acara ini menjadi bukti bahwa industri dan masyarakat bisa berjalan beriringan.























