Gubernur Andra Soni: Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran Pengurus Daerah Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (25/6/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya pengembangan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni menyampaikan soal Banten memiliki potensi besar yang masih perlu dioptimalkan, terutama pada sektor hortikultura. Menurutnya, posisi strategis Banten yang dekat dengan pasar konsumsi besar menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Potensi yang belum maksimal di Banten adalah sektor hortikultura. Kita memiliki pasar induk yang besar, tetapi kontribusi hasil hortikultura dari Banten masih sangat kecil. Padahal jika potensi ini dioptimalkan, nilainya sangat besar karena dari sisi logistik jauh lebih efisien,” ungkap Andra Soni.

Selanjutnya, Andra Soni juga menegaskan, berbagai program pemerintah pusat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), harus dipahami tidak hanya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat.

“MBG bukan hanya tentang memberi makan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Program ini dapat melibatkan petani, peternak, pembudidaya ikan, hingga pelaku UMKM sebagai bagian dari rantai pasok yang memberikan manfaat ekonomi secara luas,” katanya.

Lebih lanjut, Andra Soni menjelaskan, Pemerintah Provinsi(Pemprov) Banten terus mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui pengembangan lahan pertanian produktif guna menjaga ketersediaan pangan.

“Banten saat ini menjadi salah satu lumbung pangan nasional, khususnya beras” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD GEKIRA Provinsi Banten Yan Kaunang menyampaikan komitmen organisasinya untuk mendukung program-program Presiden Prabowo Subianto. Khususnya yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Menurut Yan, hasil Rapat Kerja Nasional GEKIRA beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Kami akan melaksanakan dan mendukung program presiden terkait ekonomi kerakyatan. Kami akan menggandeng generasi muda untuk membantu masyarakat, khususnya di pedesaan, melalui sektor budidaya ikan, pertanian, dan berbagai kegiatan produktif lainnya,” ujar Yan.

Selanjutnya dirinya menambahkan, GEKIRA siap menjadi katalisator bagi keterlibatan generasi muda dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber-sumber ekonomi baru sekaligus mendukung kebutuhan program nasional seperti MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Kami ingin menjadi katalisator bersama anak-anak muda sehingga dapat membantu masyarakat. Harapannya, ke depan mereka dapat menjadi penyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis maupun koperasi desa, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat terus berkembang,” ujarnya.

Selain itu, GEKIRA Banten juga berencana menggelar Rapat Kerja Daerah pada Agustus 2026 dengan melibatkan kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terakait

Memburu Dana Global dari Pintu PFII dan Ujian Kepastian Regulasi
Gerakan Rakyat Pandeglang Melawan Kecewa, Bupati dan Jajaran Pemkab Tidak Temui Massa Aksi
Seluruh Dapur MBG Pandeglang Berhenti Beroperasi, SPPG Sindanglaya 2 Siapkan Fasilitas Lebih Prima
Pasca Audiensi dengan FORJA Banten, Satgas MBG Pastikan Pemeriksaan Lapangan Dapur Cigondang Berlanjut
Jaga Keamanan Warga Saat di Car Free Day Margonda, Unit K-9 Ditpolsatwa Polri Gelar Patroli Dialogis dan Sosialisasi
Polres Pandeglang Kembalikan Kendaraan Curian kepada Warga, Wujud Nyata Pelayanan Polri untuk Masyarakat
Transformasi Bersejarah: STIT Al-Khairiyah Resmi Beralih Status Menjadi Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL)
Tata Kelola Pasar yang Amburadul Hingga Pembongkaran Paksa yang Merugikan Masyarakat

Berita Terakait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:15 WIB

Gubernur Andra Soni: Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:12 WIB

Memburu Dana Global dari Pintu PFII dan Ujian Kepastian Regulasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:54 WIB

Seluruh Dapur MBG Pandeglang Berhenti Beroperasi, SPPG Sindanglaya 2 Siapkan Fasilitas Lebih Prima

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:20 WIB

Pasca Audiensi dengan FORJA Banten, Satgas MBG Pastikan Pemeriksaan Lapangan Dapur Cigondang Berlanjut

Senin, 22 Juni 2026 - 12:34 WIB

Jaga Keamanan Warga Saat di Car Free Day Margonda, Unit K-9 Ditpolsatwa Polri Gelar Patroli Dialogis dan Sosialisasi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WIB

Polres Pandeglang Kembalikan Kendaraan Curian kepada Warga, Wujud Nyata Pelayanan Polri untuk Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:58 WIB

Transformasi Bersejarah: STIT Al-Khairiyah Resmi Beralih Status Menjadi Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL)

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:31 WIB

Tata Kelola Pasar yang Amburadul Hingga Pembongkaran Paksa yang Merugikan Masyarakat

Berita Terabru