Seluruh Dapur MBG Pandeglang Berhenti Beroperasi, SPPG Sindanglaya 2 Siapkan Fasilitas Lebih Prima

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang untuk sementara menghentikan aktivitas operasionalnya selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Program Makan Bergizi Gratis pada periode libur pendidikan.rabu (24/6/2026).

Penghentian sementara distribusi makanan bergizi kepada para siswa dilakukan secara serentak oleh seluruh unit SPPG di wilayah Kabupaten Pandeglang. Meski demikian, masa jeda operasional tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah pengelola dapur untuk melakukan evaluasi dan pembenahan internal guna meningkatkan kualitas pelayanan saat program kembali berjalan.

Salah satunya dilakukan oleh Dapur SPPG Sindanglaya 2 yang berlokasi di Kecamatan Pagelaran. Di bawah manajemen Iin Muhlisin, dapur tersebut tengah melakukan berbagai perbaikan fasilitas serta penguatan standar operasional sebagai bentuk persiapan menghadapi dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar dan distribusi MBG.

Menurut Iin Muhlisin, penghentian sementara operasional bukan berarti seluruh aktivitas berhenti. Sebaliknya, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sarana, prasarana, serta sistem kerja yang selama ini diterapkan.

“Kami memanfaatkan masa libur sekolah ini untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan. Tujuannya agar saat program kembali berjalan, seluruh proses produksi dan distribusi makanan dapat dilakukan dengan lebih baik, aman, dan sesuai standar yang berlaku,” ujar Iin, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama pembenahan adalah renovasi tata letak atau layout area produksi makanan. Penataan ulang dilakukan guna menciptakan alur kerja yang lebih efektif, efisien, dan higienis sesuai konsep dapur sehat yang menjadi standar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Dengan sistem tata ruang yang lebih baik, proses penerimaan bahan baku, pengolahan, pengemasan hingga distribusi makanan diharapkan dapat berjalan lebih tertata dan meminimalkan risiko kontaminasi silang.

Selain itu, manajemen juga melakukan optimalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri yang dimiliki dapur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspek sanitasi dan kelestarian lingkungan, sekaligus memastikan aktivitas operasional dapur tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Perhatian terhadap kebersihan lingkungan kerja menjadi salah satu prioritas utama mengingat dapur MBG setiap hari memproduksi makanan dalam jumlah besar yang harus memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan.

Untuk mendukung kenyamanan serta kualitas penyimpanan bahan makanan, pihak manajemen juga melakukan pemasangan pendingin ruangan (AC) pada sejumlah area kerja. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu menjaga suhu ruangan agar tetap sesuai dengan kebutuhan operasional dapur.

Tidak hanya melakukan renovasi fasilitas, SPPG Sindanglaya 2 juga melakukan pengadaan sejumlah peralatan baru sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Peralatan yang dibeli antara lain mesin pengupas telur, penambahan meja berbahan stainless steel, serta mesin pencetak stiker yang akan digunakan untuk mendukung sistem pelabelan dan administrasi produk makanan.

Pengadaan peralatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus memperkuat penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap tahapan kerja.

Iin menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada tersedianya makanan bagi peserta didik, tetapi juga pada kualitas proses produksi yang memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan gizi yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, pihaknya terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan secara berkala guna memastikan pelayanan yang diberikan mampu memenuhi harapan masyarakat sekaligus mendukung tujuan program nasional dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diterima siswa bukan hanya bergizi, tetapi juga diproses melalui sistem yang aman, bersih, dan profesional. Pembenahan yang kami lakukan saat ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh hasil evaluasi selama masa operasional sebelumnya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah-langkah perbaikan yang dilakukan saat ini. Dengan demikian, ketika program kembali bergulir, seluruh fasilitas dan sistem yang ada telah berada dalam kondisi optimal.

Langkah yang dilakukan SPPG Sindanglaya 2 mendapat perhatian karena menunjukkan komitmen pengelola dalam menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui renovasi infrastruktur, penguatan sistem sanitasi, peningkatan fasilitas kerja, serta pengadaan peralatan pendukung yang lebih memadai, Dapur SPPG Sindanglaya 2 berharap dapat memberikan pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Manajemen optimistis bahwa ketika sekolah kembali aktif dan distribusi MBG dilaksanakan kembali, seluruh pembenahan yang saat ini dilakukan akan berdampak positif terhadap kualitas layanan yang diterima para siswa. Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap tujuan pemerintah dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui pemenuhan gizi yang baik sejak usia sekolah.


sumber : sppg Sindanglaya 2

penulis : Dedi Supandi

Berita Terakait

Aktivis GRPM Desak APH Usut Dugaan Penggelembungan Anggaran Revitalisasi di SDN 3 Padaherang
Hadiri Prosesi Adat Megow Pak di Menggala, Dendi Albar Gelar Sutan Jaya Agung Tegaskan Komitmen Generasi Muda Jaga Marwah Adat Pepadun
DPC MOI Pandeglang Minta Pemda Bertindak Tegas Tutup Tempat Hiburan Malam Di Kepuh Tegalpapak Ditutup
Normalisasi Sungai Cidikit Rampung, Pemdes Bayah Barat Beri Penghargaan kepada PT SBJ
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
Penuh Khidmat, Redaksi Indosatunews.com dan Pusatsi.com Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Lepas Sambut Lurah Kepuren: Subhan SH Lepas Jabatan, Edi Junaedi SE.,MM Siap abdikan Diri Untuk Warg
Ikhtiar Spiritual dari Pesisir Carita: Warga Gelar Doa dan Larung Kepala Kerbau untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis

Berita Terakait

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Aktivis GRPM Desak APH Usut Dugaan Penggelembungan Anggaran Revitalisasi di SDN 3 Padaherang

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WIB

Hadiri Prosesi Adat Megow Pak di Menggala, Dendi Albar Gelar Sutan Jaya Agung Tegaskan Komitmen Generasi Muda Jaga Marwah Adat Pepadun

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

DPC MOI Pandeglang Minta Pemda Bertindak Tegas Tutup Tempat Hiburan Malam Di Kepuh Tegalpapak Ditutup

Kamis, 17 September 2026 - 15:53 WIB

Normalisasi Sungai Cidikit Rampung, Pemdes Bayah Barat Beri Penghargaan kepada PT SBJ

Kamis, 17 September 2026 - 14:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Rabu, 16 September 2026 - 18:40 WIB

Penuh Khidmat, Redaksi Indosatunews.com dan Pusatsi.com Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 16 September 2026 - 10:27 WIB

Lepas Sambut Lurah Kepuren: Subhan SH Lepas Jabatan, Edi Junaedi SE.,MM Siap abdikan Diri Untuk Warg

Senin, 14 September 2026 - 20:50 WIB

Ikhtiar Spiritual dari Pesisir Carita: Warga Gelar Doa dan Larung Kepala Kerbau untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis

Berita Terabru