Ditsamapta Polda Banten, Cegah Paham Radikalisme dengan Komunikasi Sosial dan Patroli

- Penulis

Senin, 26 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Direktorat Samapta Polda Banten di bawah Komando Kombes Pol Jondrial, Sik melakukan kegiatan Quick Wins Program 1 atau penertiban dan penegakan hukum bagi pencegahan organisasi radikalisme dan anti pancasila di Kampung Cikedal Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Senin (26/8/2019).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Rheza Kurnia Fajar yang bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan paham radikalisme dan anti pancasila.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Direktur Samapta Polda Banten Kombes Pol Jondrial, Sik mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran paham radikalisme dan anti pancasila, karena saat ini paham paham itu rawan penyebaran ke pelosok daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Paham radikal dan anti pancasila di negeri ini sudah terbilang sangat rawan, mari kita jaga NKRI kita bersama-sama, cegah paham radikal dan anti pancasila tersebut masuk ke keluarga kita, teman kita, saudara kita,” katanya kepada awak media.

Selain mengunjungi dan berkomunikasi dengan warga terkait dengan keberadaan suatu organisasi yang berpaham radikal dan anti pancasila, anggota Samapta Polda Banten juga memberitahukan kepada warga Cikedal.

“Agar tidak terpengaruh dengan adanya orang atau organisasi yang menyebarkan paham radikalisme dan anti Pancasila,” lanjutnya.

Anggota Samapta pun mengajak warga Kampung Cikedal untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam hal penertiban dan penegakan hukum. “Apabila ditemukan adanya orang dari suatu organisasi yang menyebarkan Paham radikal dan anti pancasila, segera laporkan ke kami,” ungkapnya.

Namun, dari hasil sosialisasi ini tidak ditemukan adanya orang atau organisasi yang sedang menyebarkan paham radikalisme dan anti pancasila.

Sumber : BidHumas

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru

Bupati Serang

Investasi Naik, Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Award 2026

Jumat, 6 Mar 2026 - 19:19 WIB