Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Menyenangkan, Kepala Sekolah TK Negeri Melati Akan Dilaporkan ke Polisi

- Penulis

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Seorang pria bernama R. Irawan berencana melaporkan Kepala Sekolah TK Negeri Melati, Elis Holisoh, ke pihak kepolisian atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan melalui pesan WhatsApp. Pesan tersebut diduga berisi kata-kata penghinaan dan makian yang tidak pantas.

Peristiwa ini berawal saat Irawan menerima pesan WhatsApp dari Elis Holisoh pada 7 September 2025. Irawan mengaku terkejut karena pesan tersebut berisi kata-kata makian dan tuduhan penipuan.
“Dasar tukang nipu, nipu aja lu kerjaannya kayak gitu, ngejanjiin pas waktunya lari dari kenyataan, tidak bisa menghadapi,” bunyi salah satu pesan yang berhasil di-screenshot oleh Irawan.

Irawan merasa tidak memiliki masalah pribadi dengan Elis Holisoh. Ia menjelaskan bahwa pesan itu kemungkinan berkaitan dengan urusan gadai-menggadai satu unit kendaraan roda empat yang pernah ia lakukan dengan bosnya. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut sudah selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang dulu pernah gadai-menggadai satu unit roda empat kepada bos saya, tapi itu sudah beres. Makanya saya kaget ketika dapat pesan WhatsApp dari Ibu Elis. Waktu saya mau telepon balik, nomor saya malah diblokir,” jelas Irawan.

Dengan bukti screenshot tersebut, Irawan akan segera membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia menilai tindakan Elis Holisoh tidak mencerminkan sikap seorang pendidik dan tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah.

Hingga berita ini diterbitkan, Elis Holisoh belum dapat dimintai keterangan. Upaya wartawan untuk menghubungi melalui telepon dan pesan singkat tidak mendapat tanggapan. Begitu pula dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, yang menolak memberikan komentar terkait kasus ini.
(Ron-red)

Berita Terakait

Polsek Panimbang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tanjung Jaya
Dugaan Parkir Liar di Depan RSUD Labuan Disorot, Kabid Lalin Tegaskan Tak Pernah Beri Izin: “Tanya Jukirnya, Perintah Siapa”
Persatuan Forum Jurnalis Aktivis Banten Bersatu Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118
Kasus Ancaman Wartawan Diselidiki, JBB Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum
Jembatan Kampung Peuteuy Rusak Parah, Warga Pertanyakan Realisasi Dana Desa Padaherang
Warga Nelayan di Labuan Desak Penanganan Pihak APH Penyingkiran Kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 Segera di Rampungkan
Dugaan Pengeroyokan di Kawasan Situ Cikedal Pandeglang, Dua Pria Dilaporkan ke Polisi
Sungai Ciseuma Meluap Mengakibatkan Jalan Provinsi Panimbang  Munjul Jebol: Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap

Berita Terakait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:02 WIB

Polsek Panimbang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tanjung Jaya

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:45 WIB

Dugaan Parkir Liar di Depan RSUD Labuan Disorot, Kabid Lalin Tegaskan Tak Pernah Beri Izin: “Tanya Jukirnya, Perintah Siapa”

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Forum Jurnalis Aktivis Banten Bersatu Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-118

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

Kasus Ancaman Wartawan Diselidiki, JBB Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 17:22 WIB

Jembatan Kampung Peuteuy Rusak Parah, Warga Pertanyakan Realisasi Dana Desa Padaherang

Senin, 23 Februari 2026 - 19:00 WIB

Warga Nelayan di Labuan Desak Penanganan Pihak APH Penyingkiran Kerangka Kapal Tongkang BG Titan 14 Segera di Rampungkan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Kawasan Situ Cikedal Pandeglang, Dua Pria Dilaporkan ke Polisi

Senin, 12 Januari 2026 - 13:01 WIB

Sungai Ciseuma Meluap Mengakibatkan Jalan Provinsi Panimbang  Munjul Jebol: Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap

Berita Terabru