Betonisasi Jalan Pondok Makmur Pasar Kemis Amburadul

- Penulis

Minggu, 22 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, tangerang – Proyek Betonisasi jalan yang di anggarkan dari aspirasi Dewan ini nampaknya menjadi sasaran yang empuk bagi oknum kontraktor untuk meraup keuntungan tanpa memikirkan kualitas dan kuantitas disamping banyak proyek infrastruktur jalan lain yang ada di kecamatan pasar kemis. Salah satu contohnya adalah proyek betonisasi di pondok makmur RT 04 RW 07 Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, kabupaten tangerang, Banten.

Proyek yang dikerjakan jumat (13-12-2019) dan di danai APBD-P Kabupaten tangerang dengan nilai biaya Rp. 99.068.000 ini diduga kuat adanya indikasi korupsi dan main mata dengan pihak kecamatan pasar kemis. Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh CV. PULUNG SEJATI CONTRACTOR ini banyak kejanggalan, mulai dari aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sampai pengurangan bahan matrial dari publikasi volume di badan jalan.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sendiri telah di atur dalam Undang-Undang no 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja.
undang-undang tersebut jelas tentang kewajiban perusahan untuk menjamin keselamatan pekerja
Dan Undang-Undang no 23 tahun 1992 tentang kesehatan kerja.
Undang-undang ini memuat ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 15.000.000. (lima belas juta rupiah) bagi yang tidak menjalankan ketentuan undang-undang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya proyek betonisasi tersebut tidak di awasi oleh instansi terkait dalam hal ini adalah pihak kecamatan pasar kemis sehingga proyek tersebut tidak sesuai perhitungan harga satuan dan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Di lokasi proyek tampak bekisting di tanam, pemadatan tidak dilakukan, dan agregat tidak sesuai perhitungan kontruksi jalan.

Ketebalan beton bervariasi mulai dari 7, 9, hingga 12 Centimeter, padahal tinggi bekisting yang digunakan adalah 15 CentiMeter.

Warga pondok makmur menyayangkan pengerjaan proyek tersebut. “Pengerjaan proyek ini terkesan asal-asalan, padahal anggarannya cukup besar dan uang yang digunakan adalah uang rakyat. kami senang jalan pondok makmur dibangun tapi kami sangat kecewa dengan pengerjaan proyek jalan ini”. Ungkap salah satu warga yang tidak ingin di publikasikan namanya (minggu, 22-12-2019).

Pembangunan Di wilayah kecamatan pasar kemis sendiri bukan hal asing banyak ditemukan infrastruktur yang tidak sesuai dari pada spesifikasi.

Saat awak media konfirmasi proyek betonisasi tersebut kepada salah satu staf ek-bang kecamatan pasar kemis melalui Whats App, pihak tersebut tidak bisa memberikan keterangan kepada awak media. “Saya tidak bisa menanggapi” tulis salah satu staf ek-bang kecamatan pasar kemis saat dihubungi via Whats App.

Dalam hal ini harusnya pihak terkait tidak seolah tutup mata akan kecurangan-kecurangan yang terjadi di wilayah pasar kemis agar kejadian seperti ini tidak dilakukan berulang-ulang oleh oknum kontraktor sekaligus memberikan efek jera. Atau, pihak kecamatan pasar kemis ikut andil dalam kecurangan tersebut?
Mari kita bertanya kepada rumput yang bergoyang.

[Asep Kelonx]

Berita Terakait

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional
Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Berita Terakait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Berita Terabru