Penabanten.com. pandeglang – Ditengah pandemi covid-19 dinas pertanian kabupaten Pandeglang setiap musim cocok tanam padi rutin berikan bantuan berupa benih padi ke kecamatan Angsana namun bantuan di tahun ini 2020 ditengah maraknya wabah Covid19 tidak kunjung datang ke para gabungan kelompok tani di kecamatan Angsana dugaan sementara benih padi tersebut digelapkan oleh oknum pertanian di kecamatan Angsana kata 7 ganpoktan,Kemis 04/06/2020.
Diketahui Benih padi bantuan dari dinas pertanian turun ke kecamatan Angsana pada tanggal 19 Mei 2020 yang diterima langsung oleh petugas pertanian kecamatan Angsana (PPL) namun Samapi saat ini benih tersebut belum di bagikan ke masing-masing kelompok tani yang ada di kecamatan Angsana hal ini di katakan oleh salah satu Gapoktan desa keramatmanik Kuswana (45) sekaligus masih menjabat sebagai Gapoktan kecamatan Angsana yang punya kewenangan mengetahui setiap tuturnya bantuan dari pihak dinas pertanian kabupaten
Pandeglang.
” Saya mewakili 7 Gapoktan desa yang ada di kecamatan Angsana seperti Gapoktan Desa Angsana Yudi (40),Gapoktan Desa Padaherang Sunarta (50) Gapoktan Sumurlaban Amri (41) Gapoktan Karangsari M,Saprudin (40) Gapoktan desa Padamulya Eme (41) Gapoktan desa Cipinang Jumadi (43).Semuanya datang ke saya mempertanyakan bantuan benih padi dari dinas pertanian,saya sendiri tidak diberi tahu datangnya bantuan tersebut dan saya pertanyakan ke pak Nana selaku selaku koordinator pertanian di kecamatan Angsana beliau mengatakan (jangan ribut dulu karna benih masih aman kita lagi nunggu pengiriman lagi) katanya bilang kesaya” ungkap ketua Gapoktan ke awak media penabanten.com,Kamis 04/06/2020.
Masih kata Kuswana,sudah saya utus salah satu Poktan untuk cek ke setiap gudang yang bisa menampung bantuan seperti benih-benih bantuan dari dinas pertanian kabupaten Pandeglang semua kosong,maka kami saat ini menduga benih bantuan yang turun pada ter tanggal 19 Mei 2020 itu digelapkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab”,pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tujuh Gapoktan yang ada di kecamatan Angsana berharap kepada dinas pertanian kabupaten Pandeglang agar segera memanggil oknum kordinator BPP kecamatan angsana karna kalau hal ini dibiarkan kami hawatir para petani di kecamatan Angsana akan berbondong-bondong mendatangi dinas pertanian kabupaten Pandeglang,ungkap tujuh Gapoktan.
(Ron Red)













