Bediri di atas tanah Pemda Kios-Kios di sepatan Mulai di Bongkar

- Penulis

Minggu, 29 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Bangunan Kios milik pedagang yang berdiri di atas pemda mulai di adakan pembongkaran oleh pemerintah Kecamatan Sepatan, pasalnya Pedagang yang menempati bangunan di atas tanah pemerintah Daerah kabupaten Tangerang akan di relokasikan ke pasar Tradisional yang sudah di bangun oleh pemda secara gratis

Pembongkaran di lakukan secara bertahap di mulai sosialisasi pembongkaran ke pedagang hingga kesiapan pedagang atas bangunan nya yang siap akan di bongkar. Saat ini sebanyak tujuh bangunan kios yang sudah siap akan di bongkar, selanjutnya menunggu kesiapan Bangunan Kios lain untuk di kosongkan dan dilakukan pembongkaran

Dadang Sudrajat Camat Sepatan mengatakan, perelokasian pedagang ke pasar Tradisional yang di bangun oleh pemda dikhususkan untuk Pedagang yang berada di sepanjang Jalan. Untuk selanjutnya bagi pedagang yang notabe nya pedagang besar dan diluar kapasitas akan dilakukan musyawarah bersama, yang di urus oleh paguyuban Pasar Tradisional Pelangi sepatan yang di ketuai oleh pa jembar untuk di carikan solusinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai amanat Pak Bupati pedagang yang berada di sepanjang jalan, yang berisiko tinggi yang berdampak dengan keamanan dan kenyamanan harus direlokasikan ke pasar Tradisional yang sudah di siapkan oleh pemda.” Jelas Dadang Sudrajat Kepada Awak media di Lokasi pembongkaran, Sabtu,28/12/2019 kemarin

Dadang menjelaskan, target perelokasian hingga bulan januari di 2020, hal itu mengingat banyaknya yang perlu di rapihkan secara maksimal pada pasar tradisional.

” awal nya kami targetkan pada akhir bulan desember 2019, mengingat faktor cuaca di musim penghujan dan adanya perapihan di pasar tradisional bagi pedagang yang notabenya pedagang besar maka perlu di rapihkan secara musyawarah dan swadaya”Ungkap dadang

“Kedepan perapihan Pasar Tradisional juga akan di siapkan kawasan penghijauan dan taman bermain anak yang berada di sekitar pasar tradiosional sehingga menjadikan pasar terlihat asri” Tambahnya

Sementara itu Jembar selaku pengurus peguyuban Penataan Pasar Tradisional Pelangi Sepatan Menjelaskan, kios-kios bangunan liar yang berada di sepanjang jalan yang siap akan di relokasi ke pasar tradisional pelangi sepatan mulai di lakukan pembongkaran

“Hari ini yang sudah siap bangunannya di bongkar ada tujuh kios, yang nanti mereka akan direlokasikan ke pasar tradisional yang sudah di siapkan oleh pemda, dan kami juga sudah jauh-jauh hari mengsosialisasikan kepada mereka agar adanya perelokasian pedagang dari bangunan liar di pinggir jalan ke pasar tradisional pasar pelangi sepatan. Tahapan ini kita lakukan secara persuasif kepada mereka” Jelas Jembar

Bagi pedagang yang bersikukuh bertahan ialah pedagang yang membagun secara megah dan bangunannya dikontrakan . Apapun pernak pernik tersebut muspika tetap melakukan pembongkaran untuk direlokasikan ke pasar tradisional pelangi sepatan yang sudah di siapkan pemerintah

” secara bertahap dan persuasip kami selaku penguyuban sudah melakukan semaksimal mungkin agar pedagang yang menempati bangunan di sepanjang jalan di relokasikan ke pasar tradisional Pelangi sepatan. Agar tidak lagi mengganggu pengguna jalan ” Tandasnya. (Ardian)

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru