Akibat Tumpukan Sampah, Tanaman Padi Ranca tuis Desa Mekar Kondang Teredam Air

- Penulis

Selasa, 31 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabantencom. Tangerang, – Akibat Irigasi Tertutup Sampah Padi di Desa Mekar Kondang terendam air, padi yang berumur 2-3 Minggu hingga sebagian tanaman padi mengalami rusak, akibat terendamnya tanaman padi tersebut, irigasi tertutup atau mampet oleh sampah dan pepohonan liar dari berbagai saluran air hingga sampai numpuk di irigasi tersebut bila di musim hujan. Selasa 31/12/2019

Salah satu warga bapak kucang desa mekar kondang kecamatan sukadiri. mengatakan, di setiap musim hujan saluran air Irigasi slalu mampet dan banyak sampah sampai tanaman padi kami terendam dan mengalmi kerusakan, tapi kami tidak patah semangat karena kami selalu di bantu bapak lurah sofa yang menjabat di desa mekar kondang, beliau membantu kami di saat kami mengalami kerugian setiap tahunnya, dalam bentuk membantu kami pikiran tenaga maupun materinya, kami sangat berterima kasih kepada lurah sofa yang selalu ada di setiap kami butuhkan, mudah mudahan lurah sofa kedepannya terus melayani kami dan membantu kami sebagai petani warga desa mekar kondang, ungkapnya.

Lanjutnya, dan bukan hanya pak lurah yang selalu bantu kami babinsa pun ikut andil membantu kami sampai turun ke sawah ikut gotong royong besama kami, babinsa desa mekar kondang sangat bermasyarakat, beliau ta pernah gengsi membantu kami untuk membersihkan irgasi yang tersumbat. Ucapnya bapak kucang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Halsenada di ucapkan lurah sofa, insa Allah saya usulkan kepada pemerintah pusat untuk segara di bangun normalisasi di bantaran kali Ranca tuis dengan menggunakan Beko mini,. Supaya masyarakat desa mekar kondang tidak hawatir lagi akan terjadi terendamnya tanaman padi mereka di saat musim hujan, saya sebagai lurah desa mekar kondang kecamat sukadiri, saya ingin warga saya makmur dan tidak ada halangan di saat mereka bertani. Pungkasnya.

( Ateng )

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru