Penabanten.com, Pandeglang – Gabungan kelompok tani (Gapoktan) kecamatan Angsana kabupaten Pandeglang-Banten pertanyakan benih padi bantuan jenis Syang Hyang Sri sebanyak 6 ton lebih yang turun ke kecamatan Angsana pada tanggal 19 Mei 2020 lalu (doc red) kini menuai pertanyaan sejumlah kelompok tani di Angsana pasalnya benih bantuan tersebut sampai sekarang belum diterima para Poktan di 7 desa,Senin 04/06/2020.
Seperti Gapoktan Desa Angsana Yudi,Gapoktan Desa Padaherang Sunarta,Gapoktan Desa Karangsari M Endin,Gapoktan Desa Padamulya Eme,Gapoktan Desa Sumurlaban Amri dan Gapoktan desa Cipinang
Yang tergabung dalam Gapoktan kecamatan Angsana yang diketuai oleh Kuswana sekaligus Poktan desa keramatmanik yang berhasil di wawancarai awak media penabanten.com Senin 04/06/2020
Mereka menjelaskan benih padi bantuan dari dinas pertanian kabupaten Pandeglang sampai saat ini belum mereka terima padahal pengiriman benih tersebut diketahui turun pada tanggal 19 Mei 2020 lalu,ungkapnya.
Salah satu Poktan desa Angsana Yudi (40)mengaku sudah menyelidiki ke beberapa tempat gudang yang biasa menampung turunya benih namun kosong.
” Saya sudah menyelidiki dan cek langsung ke gudang pak Yayan dan gudang yang lainya alhasil barang benih tersebut tidak saya temukan” Cetus Yudi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tempat yang sama Kuswana(45) selaku Gapoktan kecamatan mengatakan juga pernah menanyakan ke petugas kordinator kecamatan pak Nana namun beliau nyuruh saya bersabar karena pengiriman belum selesai semua,katanya” jelas Kuswana .
Kepala bidang (Kabid) tanaman pangan melalui pesan WhatsApp menjelaskan ke awak media penabanten.com pengiriman benih padi untuk kecamatan Angsana semuanya 30 ton namun baru 6,725 kg yang baru dikirim ke kecamatan angsana karna saat ini benih tersebut penyedia masih terbatas,katanya.
” Baru dikirim 6725 kg,pengiriman terhambat karena ketersediaan benih di SHS sebagai penyedia masih terbatas.dan alokasi untuk Angsana 30 ton kalau masih mungkin di tanam tapi kalau udah pada tanam paling nanti untuk periode bulan September,makanya saya nanya dulu kalau sekiranya sudah pada sebar/tanam akan lebih baik digeser bantuanya ke bulan agustus ” jelasnya.
Gapoktan kecamatan Angsana Kuswana berharap kepada pihak dinas pertanian kabupaten Pandeglang agar setiap penyaluran bantuan apapun yang turun ke Angsana kami diberi tahu jangan sampai seperti ini bantuan sudah dikirim kurang lebih 15 hari yang lalu sampai saat ini kami boro-boro dibagikan diberi tau aja tidak,pungkasnya.
(Imron)













