Penabanten.com, Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II kepada masyarakat Desa Lemo sebanyak 583 KK untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Bantuan Langsung Tunai (BLT) disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat per Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp 600 ribu rupiah. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai berlangsung di Gedung Sekolah Dasar Negeri II (SDN II), Kampung Kebon Pasir, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang-Banten. Rabu, 10/06/2020.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai dihadiri oleh pihak Kantor Pos dan Giro, Kepala Desa (Kades) Lemo, H.Satria S.Ip, Babinsa (Koramil 01 Teluknaga) Desa Lemo, Koptu Rohiman, Binamas (Polsek Teluknaga) Desa Lemo, Brigadir Adi Manurung, RT, RW, Mandor se-desa Lemo. Pengambilan penyaluran Bantuan Langsung Tunai dilakukan sesuai jadwal jam yang sudah ditentukan, diantaranya Kampung Kebon Pasir dan Kampung Kulon pada jam 10.00 wib s/d jam 12.00 wib, Kampung Lemo jam 12.00 wib s/d jam 14.00 wib, Kampung Baru berikut Kampung Tengah dan Kampung Ganda Sari jam 14.00 wib s/d 15.30 wib, Kampung Tanjungan dan Kampung Muara jam 15.30 wib s/d selesai. Hal ini dilakukan untuk mematuhi protokol kesehatan dalam penerapan PSBB yang diperpanjang sampai tanggal 14 juni 2020.
Saat ditemui awak media Kepala Desa Lemo, H.Satria S. Ip, mengatakan, semoga bantuan langsung tunai yang disalurkan dari Kementerian Sosial RI Tahap II sebanyak 583 KK dapat bermanfaat dan bisa menunjang kebutuhan masyarakatnya akibat terdampak virus corona. Dirinya, selaku Kepala Desa Lemo, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Teluknaga, TNI-Polri dan instansi terkait hingga pelaksanaan bantuan langsung tunai berjalan aman, tertib dan kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Disamping itu, Idah (36), Kampung Kulon RT 01/03, salah satu warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) mengatakan, akibat pandemi Covid-19 membuat perekonomian sangat sulit bagi masyarakat. Dengan adanya bantuan sosial ini, dirinya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian Pemerintah yang sudah meringankan beban masyarakatnya.
“Uang bantuan ini sangat berguna untuk membeli keperluan peralatan sekolah anak yang masih duduk dibangku SMA dan SMP dan bisa menunjang pendidikannya,” tutur Idah kepada awak media Rabu, 10 juni 2020.
Ditempat yang sama, Abdullah biasa akrab disapa Dul, warga Kampung Kulon RT 02/03, yang profesi sehari-hari sebagai pedagang papeda keliling, mengatakan, uang bantuan langsung tunai sebesar 600 ribu rupiah ini sangat bermanfat dan berguna untuk keluarganya. Disaat wabah virus corona tersebut, dirinya sebagai pedagang keliling penghasilannya berkurang untuk kebutuhan keluarganya.
“Uang ini akan digunakan sebagai modal usahanya, semoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban untuk keperluan kebutuhan sehari-hari,” ucap Dul kepada awak media Rabu, 10 juni 2020.
(Aten/PJC).













