5.000 APD Sudah Terdistribusi, Kadinkes: Distribusi Rapid Test Dilakukan Besok

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Sebanyak 5.000 unit alat pelindung diri (APD) berupa baju cover all bantuan Pemerintah Pusat telah diterima Dinas Kesehatan dan telah didistribusikan ke seluruh Dinas Kesehatan Kabuapeten/Kota dan Rumah Sakit Umum di Banten. Sementara alat pendeteksi awal corona melalui antibodi yakni rapid test corona, hari ini telah diterima Dinkes dan akan didistribusikan besok, Kamis (26/3/2020).

Kepala Dinkes Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Hastuti yang juga selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten pada Kamis (26/3/2020) di Serang menyampaikan, pada Senin (23/3/2020) kemarin pihaknya telah menerima secara langsung bantuan APD berupa baju cover all sebanyak 5.000 unit, dan telah distribusikan melalui Dinkes Kabupaten/Kota dan rumah sakit umum di Banten.

“Bantuan rapid test dari pemerintah pusat baru kami terima tadi pagi, dan besok akan kami distribusikan ke Dinkes kabupaten/kota dan RSU di Banten,”papar Ati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ati menjelaskan, Provinsi Banten mendapatkan sebanyak 3.600 rapid test dari pemerintah pusat yang akan di distrubusikan ke 8 kabupaten/kota dan 1 RSUB sebagai RS pusat rujukan Covid di Provinsi Banten. Sementara, penggunaan rapid test tersebut akan diprioritaskan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Petugas kesehatan yang kontak erat dengan PDP, serta masyarakat yang melalukan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi/positip.

“Provinsi Banten saat ini terdapat 113 rumah sakit untuk ODP, 4 rumah sakit rujukan PDP dan 1 rumah sakit pusat rujukan Covid-19.
Sehingga diharapkan dapat menyediakan bed isolasi bagi seluruh pasien Covid yang berasal dari seluruh wilayah Banten,”jelasnya

Untuk RSUD Banten, lanjutnya, yang sudah masuk sebanyak 7 orang, tetapi saat ini masih sedang menunggu rujukan dari 14 RS. Karena, perlu dilihat terlebih dahulu asal pasien, gejalanya apa saja, ada riwayat kontak atau berkunjung ke daerah terpapar Covid-19 atau tidak dan apakah sudah di tes swab atau belum. Bila tes swab sudah dilakukan di RS pertama, maka RSUD Banten tidak melakukan periksa swab ulang dan menunggu hasil dari pemeriksaan yang pertama.

“Kecuali jika pasien yang dirujuk belum dilakukan swab kami yang melakukan swab,”tegasnya

“Karena RSUD Banten adalah sebagai RS rujukan pusat Covid-19 se-Provinsi Banten oleh karenanya kami hanya menerima pasien rujukan PDP yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten,”imbuh Ati

Ati juga menjelaskan, berdasarkan update data hari ini, pasien-pasien yang terkonfirmasi atau positif Covid-19 berasal dari Tangerang Raya, sedangkan kabupaten/kota lainnya belum ada. Oleh karenanya, sebagai upaya menakan angka Covid-19 di Banten, pihaknya lakukan penapisan melalui PIC masing-masing RS yang akan merujuk ke PIC RS Banten untuk menjelaskan kondisi pasien yang akan dirujuk ke RSU Banten.

“Upaya menekan angka Covid-19 di Provinsi Banten juga dilakukan oleh Pemprov Banten adalah dengan komunikasi resiko secara langsung dan tidak langsung, physical distancing, penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, memberlakukan WFH (work from home), SFH (school from home), tracing kontak klinis dan non klinis, penambahan ruang/bed isolasi dan pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok serta alat-alat kesehatan,”tutur Ati.

Sumber FB Pemprov Banten

Berita Terakait

Kabupaten Tangerang Pertahankan Tradisi Juara, Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut
Atasi Pembuangan Liar, Camat Jayanti dan Tim Bersihkan Lokasi di Cikande serta Pasang Pagar Pembatas
Setelah Tiga Kali Pergantian Pimpinan, Sumartono Camat  Cisoka kab. Tangerang Sukses Tertibkan dan Pindahkan Eks TPPS Cisoka
Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim
Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim
Ini Kata Finny Dirut Utama Perumdag Pasar Niaga Penataan Eks TPPS Cisoka: 26 Pedagang Sudah Pindah ke Pasar, Diberikan Kemudahan Sewa dan Parkir Gratis
Kepala DBMSDA Firmansyah Mendampingi Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah Cilongok
Kepala Desa Cisoka Hadir, Satunan Anak Yatim Satu Muharam Berkah Rezeki, Berkah Berbagi: Ucapkan Berkah Untuk Keluarga Iyus

Berita Terakait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:01 WIB

Kabupaten Tangerang Pertahankan Tradisi Juara, Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:30 WIB

Atasi Pembuangan Liar, Camat Jayanti dan Tim Bersihkan Lokasi di Cikande serta Pasang Pagar Pembatas

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:05 WIB

Setelah Tiga Kali Pergantian Pimpinan, Sumartono Camat  Cisoka kab. Tangerang Sukses Tertibkan dan Pindahkan Eks TPPS Cisoka

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:14 WIB

Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:14 WIB

Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:24 WIB

Ini Kata Finny Dirut Utama Perumdag Pasar Niaga Penataan Eks TPPS Cisoka: 26 Pedagang Sudah Pindah ke Pasar, Diberikan Kemudahan Sewa dan Parkir Gratis

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:32 WIB

Kepala DBMSDA Firmansyah Mendampingi Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah Cilongok

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kepala Desa Cisoka Hadir, Satunan Anak Yatim Satu Muharam Berkah Rezeki, Berkah Berbagi: Ucapkan Berkah Untuk Keluarga Iyus

Berita Terabru

Bidhumas Polda Banten

Polda Banten Ucapkan Dirgahayu ke-16 BNPT, Perkuat Sinergi Cegah Terorisme

Kamis, 16 Jul 2026 - 16:49 WIB