“Woow” Diduga Suburnya peredaran obat daftar G yang dijual bebastampa ijin edar

- Penulis

Kamis, 12 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang, Bagaikan jamur tumbuh di musim penghujan,” berkedok toko kosmetik, penjual obat keras daftar (G) jenis Tramadol ada juga yang biasa di sebut pil polos yang hanya di kemas dalam bungkus plastik
dan Eximer, yang ada di wilayah desa jayanti ,kecamatan jayanti tangerang Banten. masih banyak toko toko yang lainnya Diduga berhasil kelabui para petugas dan Dinas Terkait, kamis (12/05/ 2022).

Pasalnya, saat awak media investigasi salah satu pelanggan toko sebut aja “si bro ” iya saya suka beli 10000 exymer ,sekarang mahal 10000 cuma dapet satu butir tramadol ucap”

awak media mendapatkan keterangan dari sibro” di sini udah banyak om yang jual dan udah lama juga.kalau saya beli dipasar jayanti ucap sibro buru buru pergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menganggapi hal tersebut, mendapat kritikan dari “Yayasan Lembaga Perlindungan Kunsumen (YLPK) perari. DPC Serang Raya “melalui sekjen Rohman” mengatakan, sangat miris apa yang terjadi di wilayah hukum polres kota tangerang.

“dengan menjamurnya berjualan obat keras tersebut, dapat merusak generasi penerus putra putri Bangsa Indonesia, Seakan,” diduga adanya pembiaran berjualan obat keras daftar (G) tersebut,” ucap Rohman.

Rohman ” menambahkan, dirinya berharap kepada instansi terkait, pihak Polsek cisoka , ,Satpol PP Kecamatan Jayanti Beserta Instansi terkait dengan adanya pemberitaan ini agar segera di tindak lanjuti.

“Saya minta kepada instansi terkait dengan adanya pemberitaan ini, agar segera menindak lanjuti. Karena sudah jelas penjual obat keras dapat merusak anak bangsa,” tutup Rohman.

(. Maulana).

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru

Gubernur Banten

Gubernur Andra Soni Lepas Jemaah Haji dari Kloter Kabupaten Serang

Kamis, 23 Apr 2026 - 18:21 WIB